JABAR EKSPRES – Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Mentan) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
“Wajib bagi saya sebagai representasi dari kelompok Gus Dur berkomunikasi intens dengan Pak Prabowo untuk mendengarkan kebijakan-kebijakan beliau, memberikan aspirasi kita tentang bentuk negara ke depan harus seperti apa,” katanya.
Lebih lanjut, Yenny Wahid berpandangan bahwa dinamika geopolitik merupakan salah satu tantangan yang akan dihadapi ke depan sehingga pemimpin Indonesia harus memahami hal tersebut.
Baca Juga:Ungkap Karier Politik Lewat Kode Breaking News? Rupanya Ridwan Kamil Bakal Lakukan Hal Ini Usai Akhiri Jabatan Gubernur Jawa BaratHeboh Sebut Bakal Ada Breaking News Minggu Depan, Ridwan Kamil Bocorkan Rencana yang Akan Dilakukannya Usai Purnajabatan
“Dalam kerangka dinamika geopolitik yang sedang berkembang saat ini adalah bahwa ada ketegangan-ketegangan di wilayah kita, letak Indonesia yang dekat dengan negara-negara yang punya potensi pertikaian tinggi,” lanjutnya.
Menurutnya, setiap zaman membutuhkan karakter pemimpin yang berbeda, yang dapat menyesuaikan dengan peradaban dan kondisi terkini. Ia juga membeberkan kepemimpinan beberapa Presiden RI sebelumnya.
“Lalu, Pak Harto, kita butuh pemimpin yang membangun pasca-kemerdekaan. Pak Habibie, beliau memberikan imajinasi tentang negara yang berbasis teknologi. Gus Dur memberikan pondasi demokrasi dan kesetaraan untuk semua keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
