JABAR EKSPRES – Hari Pertama gelaran West Java Festival (WJF) 2023 di Gedung Sate Bandung sudah mulai dipadati pengunjung.
Masyarakat antusias memadati kawasan Gedung Sate sejak pagi tadi untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mulai dari zumba hingga festival kuliner.
Meski ia berasal dari Sumatera Barat, namun Annisa mengaku sangat antusias menghadiri gelaran WJF 2023 ini.
Baca Juga:Sikapi Duet Cak Imin dan Anies Baswedan, Ketum PAN Zulkifli Hasan: Belok Enggak Ngasih SeinIsu Duet Cak Imin dan Anies Baswedan, PKS Kota Sukabumi: Kita Tetap Merujuk Kesepakatan Awal!
“Saya dari Sumatera Barat, dan kebetulan juga kerja di Bandung. Jadi tahu acara ini (WJF 2023) lewat instagram dan kayanya bakal ramai. Jadi Ini acara nya bagus banget, menarik karena bisa melihat dan jadi tahu juga budaya bandung khususnya sunda di sini,” ucapnya.
Anisa berharap kegiatan seperti dapat dilakukan secara terus menerus khususnya oleh Pemprov Jabar.
“Semoga kedepannya lebih baik, sama lebih besar lagi kegiatannya,” pungkasnya.
WJF 2023 ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian HUT ke- 78 Jabar, sekaligus momen perpisahan Gubenur Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum yang akan selesai masa jabatannya pada 5 September 2023.
Berlangsung 2 – 3 September 2023, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar sekaligus Ketua II Panitia Besar WJF 2023 Dedi Taufik, akan menjadi contoh bagaimana mengelola masalah sampah dari sebuah event besar.
“Sekarang ada masalah di TPA Sarimukti, semua mata terbuka. Perlu ada early warning system terkait sampah sehingga ini menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat dalam mengelola sampah. Budaya mengelola sampah akan kita sosialisasikan dalam WJF,” ujar nya beberapa waktu lalu.
