Pada kesempatan ini berduet dengan seniman Dey Irfan dengan menghadirkan karya hubungan antara lanskap internal dirinya dengan artifisialitas budaya modern.
Dey ingin mengilustrasikan bagaimana idealisme pribadi manusia dapat dipengaruhi pola masyarakat sedemikian mungkin hingga terbentuk menjadi aspirasi yang sangat berbeda dari awalnya.
Tajuk Arkana merujuk pada konsep atau elemen yang tersembunyi, rahasia, atau misterius. Istilah ini cukup sering digunakan dalam konteks surealisme yang mengacu pada pengungkapan atau penjelajahan makna-makna tersembunyi, alam bawah sadar, atau pemahaman yang lebih dalam tentang realitas yang dipenuhi tafsir dalam mengungkap makna yang tersembunyi.
Baca Juga:Ini Dia Penyebab Kram dan Cara Mencegahnya!Terima Bansos Rp36 M, Komisi VIII DPR RI Minta Pemkot Bogor Kembali Petakan DTKS
CEO Grey Art Gallery, Angga Aditya mengatakan, pameran ini hadir dengan harapan dapat menciptakan suatu atmosfer yang menakjubkan melalui kehadiran karya seni yang menginspirasi, dan memicu refleksi mendalam bagi setiap pengunjung.
