JABAR EKSPRES- Pusat Antariksa Jepang telah menunda rencana peluncuran roket H-IIA yang membawa wahana pendarat bulan pada hari Senin, sesuai dengan informasi yang diberikan oleh operator Mitsubishi Heavy Industries (MHI).
Penundaan tersebut disebabkan oleh kondisi angin yang tidak memungkinkan di lapisan atmosfer atas, seperti yang diumumkan oleh unit layanan peluncuran MHI melalui sebuah cuitan di platform media sosial X (dulunya dikenal sebagai Twitter), 24 menit sebelum jadwal peluncuran aslinya.
Roket H-IIA nomor 47 direncanakan untuk diluncurkan dari Pusat Antariksa Tanegashima yang dimiliki oleh Badan Antariksa Jepang (JAXA) di wilayah selatan Jepang pada Senin pukul 9.26 waktu setempat.
Baca Juga:iKON Akan Konser Solo di Indonesia? Simak di Sini Infonya!Album Jack In The Box – J Hope Masuk 10 Besar Billboard 200
Menurut siaran langsung di kanal Youtube, JAXA menyatakan bahwa MHI akan memberikan informasi lebih lanjut terkait penundaan ini.
Roket H-IIA dibangun oleh JAXA dan MHI bersama-sama, dan telah menjadi pesawat peluncuran resmi Jepang dengan tingkat keberhasilan peluncuran mencapai 98 persen sejak tahun 2001.
Namun, setelah kegagalan peluncuran roket H3 yang lebih baru pada Maret, JAXA telah menunda peluncuran roket H-IIA nomor 47 selama beberapa bulan untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab kegagalan tersebut.
Selain itu, upaya peluncuran luar angkasa Jepang yang lain juga menghadapi kendala, termasuk kegagalan peluncuran roket kecil Epsilon pada bulan Oktober 2022 dan insiden ledakan mesin yang terjadi selama tes bulan lalu.
