JABAR EKSRPES – Heboh seorang YouTuber dikepung warga lantaran membuat konten dengan menyegat pengguna motor yang melawan arah, akhirnya berdamai. Namun Laurend tetap melaporkan kejadian tersebut ke Polisi, karena timnya mengalami penyerangan dan menderita luka-luka.
Youtuber yang memiliki Chanel Youtube Laurend Hutagalung TV tersebut sudah sering membuat konten edukasi tentang tertib berlalu lintas, salah satunya dengan menyegat pemotor yang lawan arah.
Dalam video yang viral di media sosial tersebut diketahui kericuhan yang terjadi di Jl KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (15/8) malam, disebabkan karena pengendara motor yang merupakan pengemudi ojeg online tidak terima saat dicegat dan disuruh putar arah karena melawan arah oleh Lauren dan tim.
Baca Juga:Todong Karyawan Minimarket Pakai Pistol, Perampok di Bekasi Berhasil Gasak Puluhan Juta RupiahMengenal Baju Adat Tanibar yang Dikenakan Presiden Jokowi saat Sidang Tahunan MPR 2023
Youtuber Laurend juga menyebut mereka tertahan di restoran tersebut hingga hampir tengah malam, sementara diluar ada petugas polisi yang berupaya mengamankan lokasi dan membubarkan kerumunan warga tersebut.
Saat berada di Restoran tersebut, dimana puluhan masih mengepungnya, Polisi sempat melakukan mediasi antara Laurend dengan pengemudi ojol yang bertikai. Dan sesuai kesepatakan, Laurend akan take down video yang direkamnya pada hari itu dan juga saling bermaaf-maafan.
“Video yang telah direkam hari ini (semalam) supaya dihapus. Surat pernyataan disepakati antara kedua belah pihak,” ujar Kapolsek Tebet Kompol Chitya Intania, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/5).
Masih dari unggahan Laurend di Chanel Youtubenya, diketahui sekitar pukul 23.00 malam, dimana situasi sudah mulai kondusif dan jumlah pengemudi ojol yang berkumpul di depan restoran sudah berkurang, pihaknya langsung keluar dari restoran tersebut menuju kantor polisi untuk membuat laporan polisi (LP)
