Masuki Musim Kemarau, Warga Kota Bandung Diminta Antisipasi Kebutuhan Air Bersih

Ilustrasi. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna ingatkan DLH, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, dan PDAM Tirtawening soal antisipasi kebutuhan air bersih. Pixabay.
Ilustrasi. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna ingatkan DLH, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, dan PDAM Tirtawening soal antisipasi kebutuhan air bersih. Pixabay.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki musim kemarau, warga Kota Bandung, Jawa Barat diminta untuk menyiapkan Langkah antisipasi terkait kebutuhan air bersih. Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, dan PDAM Tirtawening.

Seperti diketahui bahwa kini Indonesia sudah memasuki musim kemarau, bahkan sejumlah wilayah sudah mengeluhkan kekeringan dan kekurangan air bersih. Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna pun menyikapi hal tersebut.

Ia meminta ASN secara aktif melaporkan kejadian dampak kemarau tersebut agar dapat segera diatasi.

Baca Juga:Buntut Tol Cisumdawu, Masyarakat Terdampak Bakal Tetap Gelar Aksi Demo hingga Bupati Sumedang Tandatangi Surat RekomendasiSatu Unit Truk Bermuatan Hebel Terguling di Jalan Nagreg, Arus Lalu Lintas Sempat Terhenti

“Tentunya (ASN) harus peka melihat situasi di lingkungan masyarakat, dan persoalan yang terjadi di masyarakat untuk dilaporkan. Kita harus meningkatkan kepekaan terhadap persoalan masyarakat, sebagai bahan informasi untuk segera kita benahi,” kata Ema.

Tidka hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air bersih guna menjaga keseimbangan ekosistem air.

“Agustus ini memang puncak kemarau, kami berharap masyarakat dapat bijaksana menggunakan air,” ujar Ema Sumarna.

0 Komentar