Ratusan Properti di India Hancur: Bentrok Komunal Memicu Aksi Pengrusakan Massal

Sebuah tindakan penghancuran massal terjadi di distrik Nuh, negara bagian Haryana, India, ketika pihak berwenang menghancurkan sekitar 300 rumah, toko, dan lapak perdagangan.
Sebuah tindakan penghancuran massal terjadi di distrik Nuh, negara bagian Haryana, India, ketika pihak berwenang menghancurkan sekitar 300 rumah, toko, dan lapak perdagangan. (Getty Images)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah tindakan penghancuran massal terjadi di distrik Nuh, negara bagian Haryana, India, ketika pihak berwenang menghancurkan sekitar 300 rumah, toko, dan lapak perdagangan. Tindakan ini berlangsung dalam pekan terakhir, mengakibatkan kerugian signifikan di satu-satunya distrik dengan mayoritas penduduk Muslim.

Abdul Rasheed, seorang warga Nuh, menjadi salah satu saksi pahit atas pengrusakan ini. Dalam kesaksiannya, ia menggambarkan momen ketika polisi mengunci dia dalam sebuah bus, sementara buldoser meratakan tokonya dengan tanah.

“Mereka hanya meratakan semuanya dengan buldoser,” tambahnya dengan suara pilu.

Lebih lanjut, Rasheed menjelaskan bahwa tindakan penghancuran ini diduga sebagai bentuk balas dendam terkait insiden sebelumnya.

Baca Juga:Hujan Lebat di India Memakan 24 Korban Jiwa dan Mengakibatkan Banjir dan Tanah LongsorTeknologi Dalam Pendidikan: Transformasi Belajar di Era Digital

Peristiwa ini dipicu oleh bentrok antara kelompok Hindu sayap kanan Dewan Hindu Dunia (VHP) dan sayap pemuda Bajrang Dal yang berlangsung di Nuh. Organisasi-organisasi tersebut telah dikaitkan dengan protes kekerasan yang mengarah kepada minoritas agama, khususnya umat Islam dan Kristen.

Para aktivis Hindu menyalahkan umat Muslim atas pemicu kekerasan ini, menyebut bahwa warga Muslim di Nuh melakukan pelemparan batu dan pembakaran kendaraan. Konfrontasi fisik tak terelakkan.

0 Komentar