22 Orang Tewas di Korsel Akibat Suhu Ekstrem, Peringatan Panas Level Puncak Dikeluarkan

22 Orang Tewas di Korsel Akibat Suhu Ekstrem, Peringatan Panas Level Puncak Dikeluarkan
Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan memberikan peringatan suhu ekstrem level tertinggi untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan memberikan peringatan panas ekstrem level tertinggi untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Keputusan ini menyusul laporan sedikitnya 22 orang meninggal akibat gelombang panas pada Selasa, 1 Agustus. Angka tersebut tiga kali lipat lebih tinggi dari tahun lalu di periode yang sama, yang hanya mencatat tujuh kematian akibat suhu ekstrem.

Kementerian mencatat suhu mencapai 38,4 derajat Celsius di Kota Yeoju pada Selasa. Sementara itu, di daerah selatan Buan, lokasi Jambore Pramuka Dunia ke-25, sekitar 400 peserta dilaporkan mengalami gejala terkait panas pada hari yang sama. Beruntung, sebagian besar mengalami gejala ringan dan hanya beberapa mengalami sakit kepala sementara.

Fenomena panas ini diyakini sebagai bagian dari perubahan iklim global yang sedang terjadi dan diperkirakan akan berlangsung hingga Agustus. Selain Korsel, Korea Utara juga menghadapi tantangan serupa, dengan suhu harian tertinggi diperkirakan mencapai 35-37 derajat Celsius pada Kamis, 3 Agustus.

0 Komentar