Hingga Juni 2023, Bulog Cirebon Sudah Realisasikan 85 Persen Beras ke Masyarakat

Ilustrasi pasokan beras di Gudang Bulog Pegambiran, Kota Cirebon. Jabar Ekspres/Ayu Lestari.
Ilustrasi pasokan beras di Gudang Bulog Pegambiran, Kota Cirebon. Jabar Ekspres/Ayu Lestari.
0 Komentar

JABAR EKSPRESBulog Cirebon, Jawa Barat pada awal tahun 2023 serap 18,664 ton beras medium dan premium. Sementara selama periode Januari sampai dengan Juni 2023, Bulog Cirebon telah merealisasikan 82,048 ton beras yang telah diserap (pengadaan) di wilyah Cirebon, Kuningan, dan Majalengka.

Jika dipersentasekan 82,048 ton beras setara dengan 85 persen, dari target pengadaan beras sebesar 96 persen di tahun 2023. 22.175 ton untuk SPHP dan 18.000 ton untuk penyaluran Bantuan Pangan.

Kemudian, Imam mengatakan bahwa pihaknya meyakinkan, apabila dalam kurun waktu sisa bulan di tahun 2023 terjadi kenaikan harga maupun penurun, pihaknya masif melakukan penyerapan dari lahan produktif di wilayah Cirebon, Kuningan, dan Majalengka.

Baca Juga:Polres Sukabumi Lakukan Autopsi Jasad Siswa SMPN 1 Ciambar, Benarkah Tewas Tenggelam di Sungai saat MPLS?Hari Ini, Danrem 062 Tarumanagara Resmikan Pamsimas dan Beri Bantuan pada 20 Anak Stunting di Desa Cikole Sumedang

“Misalkan masih ada harga beras yang sesuai HPP, sesuai dengan gudang bulog dan kualitas sesuai, kami akan tetap melakukan penyerapan untuk stabilisasi harga tingkat produsen,” katanya.

Tidak hanya itu, dia juga memastikan saat ini stok beras di gudang terbilang aman dan mencukupi, baik beras medium maupun premium.

“Dapat kami infokan, harga pembelian pemerintah melalui Bulog untuk beras medium itu standar kualitas tertentu diharga Rp9950 perkilogram,” katanya. (Mg7)

0 Komentar