JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Dinkes Jabar) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit di musim pancaroba atau perubahan cuaca tengah terjadi.
Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi menyebut penyebaran penyakit yang paling menonjol di musim pancaroba antara lain, Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Itu harus diwaspadai, jangan sampai ada air yang menggenang. Karena itu, dapat berpotensi untuk tumbuhnya nyamuk (Aedes aegypti). Jadi itu harus diwaspadai,” ungkapnya.
Baca Juga:Karang Taruna Cibinong Ingin Tata Kawasan Setu Citatah, DPRD Bogor Beri DukunganBreaking News: Persib Dapat Pengganti Tyronne Gustavo del Pino
Sejak dua bulan lalu, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh kabupaten kota untuk dapat mewaspadai musim pancaroba seperti sekarang ini.
“Sehingga diharapkan angka kematian dari DBD tersebut ikut menurun dengan antisipasi tersebut,” imbuhnya.
Berdasarkan catatan Dinkes Jabar, diketahui ada 7.512 kasus DBD dengan angka kematian sebanyak 49 orang.
“Ini akan menjadi potensi berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti (DBD) dan tentunya kami mengimbau kepada masyarakat jangan sampai lengah,” ujar Ketua Tim Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Jabar, Yudi Koharudin beberapa waktu lalu.
