Pendapatan Twitter Turun, Elon Musk: Ditambah Beban Utang yang Berat

Pendapatan Twitter Turun, Elon Musk: Ditambah Beban Utang yang Berat
Elon Musk sebut bahwa pendapatan Twitter turun dan memiliki utang yang banyak. (Foto: Daniel Oberhaus/Wikimedia Commons)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejak dibeli oleh Elon Musk pada Oktober lalu seharga 44 miliar dolar, pendapatan Twitter turun.

Belum lama ini orang terkaya sejagat raya saat ini itu mengaku bahwa pendapatan Twitter turun usai kehilangan hampir setengah dari pendapatan iklannya.

“Kami masih memiliki arus kas negatif, karena pendapatan iklan menurun sekitar 50 persen, ditambah beban utang yang berat. Perlu mencapai arus kas positif sebelum kita memiliki kemewahan yang lain,” Ujar Musk dalam balasan tweet.

Baca Juga:Vladimir Putin Sebut Bakal Usut Tuntas Serangan di Jembatan KrimeaNokia 5G Series X Siap Meneruskan Nokia N73 5G, Cek Spek Lengkapnya di Sini

Angka pendapatan ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai $5,1 miliar.

Selain itu, kebijakan baru seperti pembatasan jumlah tweet yang dapat dilihat dalam sehari telah membuat pengguna Twitter merasa kesal.

Threads, yang terhubung secara otomatis ke Instagram, diprediksi akan menarik lebih dari dua miliar pengguna.

Bagaimana tidak, hanya dalam lima hari, sebanyak 100 juta pengguna telah mengunduh aplikasi Threads semenjak kali pertama peluncurannya pada Rabu, 5 Juli 2023.

0 Komentar