Viral Wanita Asal Cianjur Diduga Jadi Korban TPPO, DP3AKB Jabar Maksimalkan Pendampingan

JABAR EKSPRES – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat (DP3AKB Jabar) melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) mengaku, akan melakukan pendampingan kepada salah seorang terduga korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Dubai, UAE, asal Kabupaten Cianjur I (40).

Kepala UPTD PPA DP3AKB Jabar, Anjar Yusdinar mengatakan bahwa sejumlah koordinasi baik dengan Pemerintah Pusat, KBRI di Dubai, hingga pihak kepolisian telah dilakukan.

“Karena ini kasusnya lintas negri, dan ini sebetulnya merupakan kewenangannya pusat, tapi kita sudah koordinasikan dengan kementerian PPA agar nanti koordinasi di tingkat pusatnya berjalan lancar karena ini, juga harus melibatkan Kemenlu (kementrian Luar Negeri) dan juga KBRI di sana (Dubai),” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/7).

Anjar menambahkan, koordinasi yang dilakukan untuk memastikan terkait dengan kondisi korban. Sementara berdasarkan informasi yang diterima, Ia menyebut korban saat ini telah diamankan oleh KBRI di Dubai.

“Tapi memang belum bisa dilakukan proses pemulangan karena masih dalam proses pemeriksaan kasusnya. Tapi kami, akan terus berkoordinasi terkait dengan masalah pemulangannya bagaimana sehingga nanti, pada saat sampai di Jabar, kita bisa langsung mengembalikan atau mempertemukan kembali bersama keluarganya,” ujarnya.

Sementara itu, ketika disinggung langkah pendampingan terhadap korban yang nantinya akan dilakukan oleh UPDT PPA, Anjar melihat kondisi daripada Korban.

“Yang jelas kita akan melihat assessment atau pemeriksaan terkait sikologisnya agar dia (korban) bisa menanggulangi rasa traumanya. Kemudian berikutnya, kita juga harus tahu kondisi keluarganya bagaimana dan mungkin, kita juga bisa salurkan untuk pemberdayaannya seperti memberikan beberapa pelatihan,” ucapnya.

“Jadi ini akan menjadi suatu pembahasan kami soal pendampingnya mau dimana dulu apakah di Cianjur atau, dari kami (UPTD PPA Jabar),” imbuhnya.

Maka dari itu, Anjar menuturkan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan pendampingan pada saat korban telah dipulangkan, termasuk menggali informasi dari sisi keluarga.

“Tapi kita masih dalam proses menunggu informasi lanjutan, tapi kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak UPTD PPA kabupaten Cianjur untuk segera menjangkau ke keluarga korban yang dimana ada anak-anaknya juga untuk menambah-nambahkan informasi seperti yang diketahui oleh pihak keluarga,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan