Jokowi Akan Bahas Isu Rohingya di KTT ASEAN-Jepang Imbas Masalah yang Tidak Temui Titik Terang

Jokowi Akan Bahas Isu Rohingya di KTT ASEAN-Jepang Imbas Masalah yang Tidak Temui Titik Terang
Pengungsi Rohingya (ist)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membawa isu pengungsi Rohingya ke KTT ASEAN-Jepang pada Minggu (17/12). Jokowi menilai isu ini sangat relevan untuk dibahas karena bukan hanya masalah ASEAN, tetapi juga masalah negara-negara lain yang didatangi pengungsi Rohingya.

“Saya kira sangat relevan untuk dibicarakan karena ini bukan hanya masalah ASEAN, tetapi juga masalah negara-negara yang didatangi pengungsi (Rohingya),” ujar Jokowi dalam konferensi pers, Sabtu (16/12).

Indonesia sejauh ini telah menampung lebih dari 1.200 warga Rohingya sejak November 2023. Malaysia juga memiliki jumlah pengungsi Rohingya yang lebih banyak, yaitu lebih dari 107.000 orang.

Baca Juga:Ganjar Pranowo Optimis Raih Suara 40% di Jawa BaratBuka Munaslub APEKSI, Presiden Jokowi Titipkan Pesan Ini di Hadapan Puluhan Wali Kota

Pemerintah Indonesia terus menyerukan agar akar masalah pengungsi Rohingya bisa segera diselesaikan. Kekerasan yang terus terjadi di Myanmar akibat pertentangan antara junta militer dan warga sipil telah memaksa warga Rohingya untuk meninggalkan negara itu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga mengingatkan adanya indikasi kuat bahwa para pengungsi telah menjadi korban dari tindak pidana perdagangan dan penyelundupan manusia (TPPO). Praktik TPPO semakin menambah kompleksitas dan sulitnya penanganan isu pengungsi.

Indonesia tidak akan ragu-ragu untuk memerangi TPPO. Namun, Indonesia tidak dapat menjalankannya sendiri. Oleh karena itu, Indonesia menyerukan kerja sama yang erat, baik di kawasan maupun internasional, untuk memerangi TPPO.

0 Komentar