JABAR EKSPRES – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat memfasilitasi 26 peserta yang mewakili tiap Kecamatan se Kabupaten Sumedang. Mereka juga dihadirkan dalam acara pelatihan sekaligus penyerahan alat keperluan pembentukan Bank Sampah pada Rabu 12 Juli 2023.
Penyuluh Lingkungan Hidup Iwan Gustiwana (50) mengatakan, bahwa pada intinya pembentukan bank sampah tersebut, meruapkan bagian dari upaya pemerintah untuk bagaimana penanggulangan sampah di wilayah Kabupaten Sumedang melalui DLHK Kabupaten Sumedang.
“Bank sampah ini dibentuk di tiap kecamatan untuk kedepan ada sirkulasi ekonomi. Masyarakat per wilayah nantinya akan dapat menukar sampahnya baik organik maupun anorganik untuk seterusnya dijual kembali melalui bank sampah ke pabrik-pabrik untuk didaur ulang,” katanya.
Baca Juga:Ponsel 1 Jutaan Xiaomi 12c Jadi Incaran Kaum Pelajar di Sumedang, Ternyata Ini AlasannyaBangga! Presiden Jokowi Puji Kemajuan PSSI: di Bawah Pimpinan Erick Thohir Ada Perubahan Total
Acara pelatihan sekaligus pembagian peralatan keperluan bank sampah tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan.
“Saat ini terkait pengelolaan sampah melalui kebijakan strategi daerah kabupaten Sumedang (Jakstrada) untuk capaian pengurangan sampah tahun 2022 mencapai 5,22 persen dari target 30 persen sampah tahun 2025,” Ujar Erwan dalam sambutanya.
“Saya berharap dengan adanya Bank Sampah ditiap kecamatan sebagai gerakan pengelolaan lingkungan dan pengendalian perubahan iklim yang berbasis masyarakat. Terlebih, mempu menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah secara tepat.
