Resmikan Tol Cisumdawu, Jokowi: Harusnya Bersamaan dengan BIJB

Jabar Ekspres – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seharusnya selesai secara bersamaan.

“Tapi karena proses pembebasan lahan Cisumdawu bermasalah, sehingga tol mundur dan tidak bisa mendukung operasional Kertajati,”kata Presiden Jokowi setelah mengunjungi fasilitas BIJB Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, pada hari Selasa.

BACA JUGA: Karena Hal ini, Tol Cisumdawu Menjadi Tol Unik di Indonesia!

Setelah mengunjungi BIJB Kertajati, Presiden dijadwalkan akan meresmikan Jalan Tol Cisumdawu di ruas Km 169 yang berada di Kabupaten Sumedang.

Presiden berharap dengan beroperasinya Jalan Tol Cisumdawu secara penuh, akan segera mendukung perkembangan BIJB Kertajati.

Jalan Tol Cisumdawu diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh dari Bandung ke BIJB Kertajati menjadi sekitar satu jam saja.

“Setelah selesai ini, saya yakin bandara ini akan jadi bandara masa depan dengan traffic yang sangat padat,” kata Jokowi.

Pemerintah juga mendorong pengembangan BIJB Kertajati dengan mengalihkan penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

“Untuk yang (pesawat jet) Oktober, baling-baling maksimal satu tahun,” kata Jokowi.

Selain itu, investor asing yang tertarik untuk mengelola BIJB Kertajati diharapkan juga dapat menyelesaikan proses yang diperlukan sebelum bulan Oktober.

Presiden berharap bahwa kehadiran pengelolaan oleh investor asing tersebut dapat mendorong lalu lintas penerbangan di BIJB Kertajati.

Presiden menyebutkan bahwa saat ini BIJB Kertajati sudah digunakan sebagai bandara embarkasi haji yang melayani sekitar 8.000 jamaah haji dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Selain itu, menurut Jokowi, BIJB Kertajati juga melayani penerbangan umrah sebanyak empat kali seminggu serta penerbangan internasional dari Kuala Lumpur dengan frekuensi dua kali sepekan.

Pada tanggal 28 Mei 2023, Bandara Kertajati telah kembali beroperasi dengan melayani penerbangan haji dan umrah.

BACA JUGA: WNA Sebut Disdukcapil Kabupaten Sumedang Seperti Pelayanan Publik di Eropa!

Bandara Kertajati merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Bandara tersebut memiliki kapasitas terminal penumpang sebanyak 5,6 juta penumpang per tahun.

Bandara Kertajati merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah di Jawa Barat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan