JABAR EKSPRES – Dewan HAM PBB bakal menggelar pertemuan untuk membahas kasus pembakaran Al-Qur’an yang terjadi di Swedia. Pertemuan Dewan HAM PBB ini akan berlangsung pada 11 Juli 2023 nanti.
Pertemuan Dewan HAM PBB ini akan berlangsung berupa sesi debat darurat yang bakal membicarakan kasus pembakaran Al-Qur’an pada saat Iduladha kemarin.
Sesi debat Dewan HAM PBB ini akan menjadi sesi debat darurat ke-9 semenjak majelis ini berdiri pada 2006.
Baca Juga:Israel Klaim Bisa Serang Jenin Palestina Kapan SajaKota Jenin Palestina Porak-Poranda Karena Operasi Militer Israel
Perkembangan mengkhawatirkan dalam tindakan kebencian agama yang terencana dan bersifat publik sebagaimana ditunjukkan dengan berulangnya penodaan Al-Qur’an di beberapa Eropa dan lainnya, akan dibicarakan,” kata Dewan HAM PBB dalam keterangan resminya, dikutip dari Antara.
“… saling menghormati dan pengertian dan untuk mencapai konsensus tentang gagasan yang berwawasan maju,” kata Hashmi.
Bagi Hashmi, adalah hal yang penting bagi majelis untuk melaksanakan debat tersebut.
“… dan memberikan dukungan pada hasil yang memetakan jalur yang jelas untuk menangani tindakan dan advokasi kebencian yang merupakan hasutan untuk diskriminasi, permusuhan, atau kekerasan, yang dihadapi dunia saat ini,” ujarnya.
Aksinya dalam melakukan pembakaran Al-Qur’an dapat berjalan lancar karena dilindungi oleh kepolisian setempat.
Pasalnya, pihak pemerintah Swedia sebelumnya sudah menyatakan bahwa aksi Salwan Momika tersebut tidak bertentangan dengan undang-undang konstitusional Swedia.
