JABAR EKSPRES – Pekan Kerajinan Karya Kreatif Jawa Barat (PKJB KKJB) Jawa Barat tahun 2023 disebut sebagai bentuk kebangkitan bagi para pelaku kriya pasca pandemi covid 19 oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 – 9 Juli 2022, di Gedung Sate Kota Bandung, kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih menyebut konsep PKJB tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya yakni diselenggarakan di area terbuka.
“Sektor kreatif ini (krya) paling terdampak secara bisnis dibanding pelaku usaha kreatif seperti makanan dan fashion, jadi kriya ini sangat terganggu (oleh pandemi covid 19),” ucapnya.
Baca Juga:Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, 3 Rumah di Bandung Barat Ludes TerbakarSampaikan Belasungkawa, Pemerintah Cimahi Selatan Sambangi Keluarga AW yang Akhiri Hidup di Kontrakan
Noneng mengajak agar para pengrajin lokal bisa menunjukan kualitas karya terbaiknya secara langsung kepada masyarakat ataupun konsumen.
Bahkan Dekranasda Jabar juga, kata Noneng akan menggelar ajang award kepada 27 kabupaten kota lewat 7 kategori kriya dan 1 kategori untuk Dekranasda pembina.
“Nantinya para pengrajin yang juara award di Dekranasda Award, itu akan kami ikut sertakan di Dekranas Award tingkat Nasional,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Dekranasda Jabar, Atalia Praratya menyebutkan bahwa kegiatan PKJB 2023 ini, merupakan suatu bentuk pemulihan ekonomi khususnya bagi para pengrajin hingga pelaku UMKM dan industri kreatif (Ekraf).
