JABAR EKSPRES – Kementerian Agama (Kemenag) pastikan bus Shalawat sudah kembali beroperasi untuk melayani jemaah haji Indonesia yang ingin pergi ke Masjidil Haram atau sebaliknya di Mekkah, Arab Saudi.
“Nah, buat kamu yang lagi haji, bisa pakai Bus Shalawat ini ke Masjidil Haram buat Tawaf Ifadah,” kata Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat, Dodo Murtado, pas Minggu (2/7).
Kemenag saranin jemaah haji gelombang I kloter 1 sampai 10 supaya buru-buru Tawaf Ifadah dan siap-siap pulang ke Indonesia.
Baca Juga:Insiden Nenek Remaja Ditembak Membuat Heboh di Prancis, Masyarakat Minta Aksi Demonstran DiakhiriPolemik Ponpes Al Zaytun: Bareskrim Polri Meminta Klarifikasi, Nasib Panji Gumilang Kian Tak Pasti
“Jemaah haji bisa nungguin Tawaf Ifadah biar Masjidil Haram nggak terlalu padat, dan biar jemaah gelombang 1 bisa Tawaf Ifadah duluan,” kata Dodo.
Pemerintah juga minta jemaah pake waktu buat istirahat di hotel sebelum Tawaf Ifadah dan Sa’i. Soalnya, Masjidil Haram lagi rame banget sekarang ini. Jemaah diminta untuk tetap bareng rombongannya dan jangan sendiri-sendiri.
Selain jemaah, petugas juga ngecek barang-barang yang tertinggal di tenda. Setelah dikumpulin dan didata, barang-barang itu bakal dikembalikan ke peserta haji lewat petugas kloter.
“Jemaah yang tertinggal dan terpisah dari rombongannya bakal diantar ke hotelnya di Mekkah,” kata Dodo.
