Sadis, Anak Perempuan di Ciampel Karawang Tusuk Orang Tuanya Pakai Linggis Hingga Tewas

JABAR EKSPRES – Seorang anak perempuan di Ciampel  Karawang tega tusuk orang tuanya sendiri pakai senjata tajam berupa pisau dan linggis hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan yang berujung pada tewasnya korban ini  dilakukan seorang Anak perempuan berinisial R (30) yang terjadi dirumahnya yakni di Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa barat pada Selasa (20/6).

Korbannya adalah  ayah kandung R sendiri bernama Ramin yang sudah berusia 72 tahun. Dia harus meregang nyawa karena kepala dan tubuhnya dihujami dengan pisau dan linggis oleh anak perempuannya sendiri didalam rumahnya di Ciampel Karawang.

Saat kejadian, rumah tersebut hanya berisi dua orang, yakni anak perempuan dan sang ayah, sementara ibunya sedang berada disawah.

Peristiwa pembunuhan tersebut pertama diketahui oleh sang ibu, yang pulang dari sawah dan mendapati suaminya  tergeletak diatas kasur gulung warna biru  dan sudah tidak bernyawa dengan luka mengeluarkan darah dibagian kepala dan wajah.

Sang ibu lalu teriak minta bantuan warga, para tetanggapun berdatangan dan mencari keberadaan anak perempuan tersebut, yang ternyata mengunci diri didalam kamar.

Baca juga :  Bejad, Terdorong Nafsu, Pemuda Perkosa Siswi SMP di Mojokerto Yang Sudah Jadi Mayat Hingga Dua Kali

Setelah didobrak, ternyata anak perempuan tersebut hanya duduk dengan pandangan kosong sambil memegangi linggis dan pisau yang penuh darah.

Saat di tanya, anak perempuan tersebut hanya mengaku baru membunuh ular.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Ciampel, dan petugas langsung datang ke lokasi.

Korban yang sudah meninggal tersebut kemudian dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan autopsi.

Wakapolres Karawang Kompol Prasetyo Purbo Nurcahyo yang dihubungi JabarEkspres membenarkan kejadian pembunuhan di Ciampel tersebut.

Baca juga :  Soal Kasus Pembunuhan Ibunda Anggota DPR RI di Indramayu, Polda Jabar Masih Lakukan Pendalaman

Dia menyebut Pelaku merupakan anak kedua dari Korban yang diduga mengalami gangguan jiwa.

“Pelakunya sekarang masih dalam pemeriksaan di RSJ Cilendek bogor, karena diduga ada gangguan kejiwaan dan itu didukung oleh penjelasan dari pihak keluarga” ujarnya dari sambungan Telepon pada Kamis (22/6).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan