Karena Tak Menunjukkan Sikap Bersalah, Tersangka Pembunuhan Indriana Akan Diperiksa Kejiwaan

Karena Tak Menunjukkan Sikap Bersalah, Tersangka Pembunuhan Indriana Akan Diperiksa Kejiwaan
Karena Tak Menunjukkan Sikap Bersalah, Tersangka Pembunuhan Indriana Akan Diperiksa Kejiwaan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kombes Surawan, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyelidiki keadaan mental dari ketiga tersangka kasus pembunuhan berencana yang merenggut nyawa Indriana Dewi Eka Saputri (24).

Ketika melakukan penangkapan, polisi mencatat bahwa ketiga tersangka tidak menunjukkan ekspresi penyesalan atau rasa bersalah terhadap tindakan mereka yang telah merenggut nyawa Indriana.

Surawan menambahkan bahwa Devara, terduga otak di balik pembunuhan, bahkan terlihat sangat santai, seolah-olah tidak mempedulikan konsekuensi dari perbuatannya.

Baca Juga:THR PNS Cair 100% Tahun 2024, Berapa Besaran yang Diterima?Kemenhub Kembali Gelar Program Mudik Gratis 2024

Kenyataan ini berbeda dengan pernyataan Devara di hadapan media, di mana dia mengakui penyesalannya menjadi otak di balik peristiwa tragis tersebut dan meminta maaf kepada keluarga korban.

Peristiwa pembunuhan Indriana Dewi Eka Saputri berawal ketika Devara mengetahui bahwa kekasihnya, Didot Alfiansyah, menjalin hubungan dengan korban.

Devara, yang sudah menjalin hubungan asmara dengan Didot selama lima tahun, memberikan Didot pilihan: membunuh Indriana jika ingin mempertahankan hubungan mereka.

Didot akhirnya memilih untuk membunuh Indriana, dan aksi pembunuhan dilakukan dengan bantuan Muhammad Reza sebagai pelaksana.

Pada 20 Februari 2024, Reza melakukan aksinya di dalam sebuah mobil Avanza hitam di Jalan Bukit Pelangi, Sentul, Bogor.

Mayat Indriana ditemukan oleh warga pada siang hari tanggal 25 Februari 2024, yang sudah dalam keadaan membusuk.

0 Komentar