Bulan Dzulhijjah, Keajaiban Ibadah dalam Sepuluh Hari Awal, Yuk Jalankan

Bulan Dzulhijjah, Keajaiban Ibadah dalam Sepuluh Hari Awal, Yukk Jalankan
Bulan Dzulhijjah, Keajaiban Ibadah dalam Sepuluh Hari Awal, Yukk Jalankan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bulan Dzulhijjah, salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum), memiliki keistimewaan tersendiri yang membuatnya begitu menarik bagi umat Islam.

Nabi saw pernah bersabda, “Tidak ada hari yang lebih di cintai amal shalihnya oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”

Ketika para sahabat bertanya apakah itu berlaku juga untuk berjihad fi sabilillah. Beliau menjawab bahwa bahkan berjihad tidak sebanding kecuali bagi seseorang yang pergi berjihad dengan nyawa dan harta, dan tidak kembali dengan keduanya.

Baca Juga:Fakta Skandal Perselingkuhan Mengejutkan! Syahnaz dan Rendy Kjaernett?? Gila Sih10 Makanan Moodbooster yang Bikin Suasana Hati Melonjak Tinggi

Selain melaksanakan ibadah kurban dan shalat Idul Adha, dalam sepuluh hari awal Dzulhijjah juga di anjurkan untuk meningkatkan ibadah sunnah seperti puasa dan zikir.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar an-Nawawiyah menjelaskan bahwa berzikir di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah sangat di anjurkan.

Hengki Ferdiansyah, dalam artikelnya “Amalan di Sepuluh Awal Dzulhijjah” yang di kutip NU Online, menyampaikan. “Ketahuilah bahwa di sunnahkan memperbanyak zikir pada sepuluh awal Dzulhijjah dibanding hari lainnya.

Imam An-Nawawi, Ibnu Abbas, As-Syafi’i, dan mayoritas ulama memahami bahwa “hari yang telah di tentukan” dalam ayat tersebut merujuk pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Selain itu, Nabi Muhammad saw juga menganjurkan untuk meningkatkan berzikir di sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah.

Imam Ahmad meriwayatkan sabda Nabi saw, “Tidak ada hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih di cintai oleh-Nya daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

0 Komentar