Said Abdullah Bantah Adanya Kontrak Politik Ganjar Pranowo – PDIP: Saya Pastikan 1.000 Persen Tidak Ada!

Said Abdullah, Ketua DPP PDIP membantah adanya kontrak politik antaran calon Presiden atau Capres Ganjar Pranowo dengan PDIP. ANTARA/Galih Pradipta.
Said Abdullah, Ketua DPP PDIP membantah adanya kontrak politik antaran calon Presiden atau Capres Ganjar Pranowo dengan PDIP. ANTARA/Galih Pradipta.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP membantah adanya kontrak politik antaran calon Presiden atau Capres Ganjar Pranowo dengan PDIP.

Sebelumnya, Said Abdullah menyoroti mencuatnya isu yang menyebutkan bahwa adanya kontrak politik antara Capres Ganjar Pranowo dengan PDIP jika dirinya menang.

Meskipun demikian, Said Abdullah menjelaskan terkait satu-satunya kontrak politik antara Ganjar Pranowo dengan PDIP.

Baca Juga:Isu Kaesang Pangarep Maju di Pilkada 2024 Mencuat, Gibran Ogah Beri TanggapanSoroti Eksistensi Esports, Sekda Jabar Nilai sebagai Cabang Olahraga Prospektif

Kontrak politik tersebut, lanjutnya, adalah menjalankan cita-cita perjuangan partai, yakni menyejahterakan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Said Abdullah juga membantah pos menteri strategis ditentukan oleh PDI Perjuangan apabila Ganjar Pranowo menjadi Presiden.

Bagi Said Abdullah, pihak-pihak yang berpandangan demikian berusaha membangun citra untuk mengerdilkan Ganjar Pranowo.

“Manuver-manuver seperti itu berniat jahat, merusak citra diri Pak Ganjar seolah-olah beliau hanya boneka,” katanya.

Sebelumnya pada Minggu, 11 Juni 2023, kader PSI Ade Armando melalui akun Twitter bernama pengguna adearmando61 mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan kabar jika Ganjar pranowo sudah meneken kontrak dengan PDIP.
“Saya dapat kabar, Ganjar sudah meneken kontrak dengan PDIP bahwa kalau dia jadi Presiden, penentuan orang-orang yang jadi menteri dan menempati posisi strategis akan ditentukan oleh PDIP,” lanjutnya.

Akan tetapi pada Selasa, 13 Juni 2023, Ade Armando mengklarifikasi cuitan sebelumnya dengan menyatakan, bahwa jika nanti Ganjar Pranowo jadi Presiden akan menentukan siapa anggota kabinetnya dia sendiri, bukan partai.

“Ganjar Pranowo sudah mengklarifikasi bahwa kalau nanti dia jadi Presiden, yang akan menentukan siapa anggota kabinetnya ya dia sendiri. Bukan partai!” katanya.

Baca Juga:Ajak Masyarakat, Rajiv Bantu Pembangunan Masjid Hijrotussalam di Pacet Kabupaten BandungInnalillahi! Gedung Kampus ISBI Kebakaran, Netizen Khawatirkan Nasib Mahasiswa yang Tengah TA

Sebagai informasi, pendaftaran bakal calon Presiden dan Wakil Presiden dijadwalkan dibuka mulai 19 Oktober 2023 s.d. 25 November 2023.

0 Komentar