– Kebocoran pada Selang Radiator Kebocoran pada selang radiator juga dapat menjadi penyebab radiator bocor.
Selang dapat mengalami kekendoran akibat penggunaan yang berlebihan, sehingga menyebabkan air bocor. Segera ganti selang radiator dengan yang baru dan pastikan menggunakan selang berkualitas.
– Tutup Pembuangan Air Radiator yang Tidak Rapat Tutup pembuangan air radiator yang tidak rapat dapat menjadi penyebab kebocoran air radiator.
Baca Juga:Catat Ya! Berikut Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS KesehatanCara Mudah Menghasilkan Uang Secara Online dengan 5 Website Paling Populer!
Hal ini bisa terjadi akibat usia tutup yang sudah tua atau kesalahan dalam menutupnya. Periksa apakah tutup radiator bocor atau menetes.
– Masalah pada Thermostat Thermostat berfungsi untuk mengatur sirkulasi air pada radiator.
Saat suhu mesin mencapai 85-90 derajat Celsius, thermostat akan membuka secara otomatis untuk mengalirkan air agar mesin tidak mengalami overheating.
– Jika terjadi masalah pada thermostat, sirkulasi air pada radiator akan terganggu, sehingga volume air dalam radiator berkurang.
Thermostat yang kotor atau bengkok dapat menyebabkan air radiator menguap karena mesin mengalami overheating.
– Kebocoran pada Kompresi Mesin Kebocoran akibat kompresi mesin tidak dapat dengan mudah terlihat secara kasat mata.
Tidak ada tanda-tanda kebocoran pada radiator seperti rembesan atau tetesan air. Kebocoran kompresi terjadi saat mesin dinyalakan dan tutup radiator dibuka. Akibatnya, mesin akan mengeluarkan gelembung-gelembung secara terus-menerus.
Baca Juga:Bandung Tanpa Wali Kota, Berikut Daftar Orang yang Pernah Menjabat dari Masa ke MasaMenggoda Lidah! 8 Kuliner Khas Bandung yang Bikin Ketagihan
Tips untuk mengatasi kebocoran pada radiator mobil
Tips Mengatasi Kebocoran Air Radiator Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sendiri sebelum membawa mobil ke bengkel untuk mengatasi kebocoran pada radiator. Berikut adalah beberapa tipsnya.
1. Ganti tutup radiator dengan yang berkualitas Langkah paling mudah adalah dengan mengganti tutup radiator yang bermasalah dengan yang lebih baik dan berkualitas.
Tutup radiator untuk mobil tua umumnya terbuat dari besi, sedangkan mobil baru menggunakan tutup berbahan aluminium.
Disarankan untuk menggunakan tutup radiator berbahan aluminium karena lebih efisien dalam membuang panas.
2. Lakukan pengurasan air radiator secara berkala Disarankan bagi pemilik mobil untuk secara rutin menguras air radiator.
Disarankan untuk melakukan pengurasan setiap 35.000 km atau 1-3 tahun, tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu.
