JABAR EKSRPES – Disejumlah media sosial kini tengah viral sebuah video yang memperlihatkan puluhan warga Bengkalis rebutan daging kerbau di Lokasi Pembuangan Sampah Akhir.
Daging kerbau yang sudah dikubur dalam tanah tersebut digali lagi oleh puluhan orang yang tampak dalam video. Setelah mendapatkan bongkahan-bongkahan daging kerbau itu, warga Bengkalis langsung rebutan dan memisahkan miliknya.
Nampak dalam rekaman video tersebut, warga Bengkalis yang terdiri dari ibu-ibu, nenek-nenek bahkan anak kecil juga turut rebutan daging kerbau yang sudah busuk tersebut.
Baca Juga:Lirik lagu Don’t ever say love me – Colde feat RM BTS, Ada Makna Tersembunyi Tentang Kemarahan dan Patah HatiVIRAL! Kalkulator Hitung Umur, Cek Sudah Berapa Juta Menit Kamu Hidup
Daging kerbau yang merupakan barang bukti sitaan dari Bea Cukai Bengkalis itu sudah tidak layak untuk dikonsumsi.
Apalagi kini kondisinya sudah tertimbun tanah yang bercampur dengan sampah di TPA tersebut.
Dari informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, diketahui, daging tersebut sudah melalui proses pemusnahan, yakni sebagaian dari daging-daging tersebut sudah dibakar saat acara seremony pemusnahan.
Namun sebagian lagi daging-daging itu langsung dikubur tanpa dibakar terlebih dahulu.
Seusai dikubur pada senin (29/5), warga tiba-tiba langsung menyerbu lokasi tersebut dan menggali timbunan tanah yang berisi daging kerbau. Bahkan alat berat yang digunakan untuk menimbun masih berada dilokasi.
Viralnya video tersebut membuat pihak kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan operasi ke pasar-pasar untuk mengantisipasi daging busuk tersebut diperjual belikan.
Bukan hanya itu, Polisi juga langsung mendatangi rumah warga yang tampak dalam video, untuk memastikan daging tersebut tidak dikomsumsi. Sayangnya sebagian warga sudah memasak daging tersebut.
Baca Juga:Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2023, Tunjukkan Semangatmu Lalu Unggah di Media SosialPilih 3 Motor Listrik ini, Setelah Disubsidi Harganya Tinggal Rp3 Jutaan
“Sudah (ada) dimasak (sejumlah) warga,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkalis Ajun Komisaris Muhammad Reza, Selasa siang, 30 Mei 2023.
Kini Daging-daging tersebut berhasil diamankan dan disita oleh polisi, agar warga terhindar dari penyakit yang ditimbulkan dari daging busuk tersebut.
Mirisnya, dari pengakuan warga yang mengambil daging tersebut ternyata mereka tahu bahwa daging itu ilegal dan bahkan mengandung zat tertentu yang bisa jadi berbahaya untuk kesehatan.
Namun warga tetap nekad mengambilnya bahkan memasaknya untuk dikonsumsi.
Untuk mencegah daging tersebut diperjual belikan, Kapolres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Bimo Setyo Anggoro juga memperingatkan pedagang di pasar agar tidak menerima daging yang tidak jelas asal usulnya. Pedagang diminta hanya menerima daging dari rumah potong setempat dan ternak lokal. **
