KONI Kota Cimahi Bakal Segera Miliki Kantor Sekretariat

JABAR EKSPRES – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi digadang-gadang bakal segera memiliki kantor sekretariat baru.

Usulan pembangunan gedung KONI Kota Cimahi tersebut telah disetujui oleh Pemkot.

Rencananya, gedung KONI Kota Cimahi bakal dibangun di lahan milik pemkot yang berada di wilayah Sangkuriang, Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah.

”Usulan kami disetujui oleh pemkot dan akan direalisasikan tahun ini,” kata Ketua KONI Kota Cimahi, Aris Permono didampingi Bisang Humas Media Yayat TS dan Didin Sjafruddin, di kantor KONI, Selasa (23/5).

Saat ini kantor Sekretarit KONI Cimahi berada di Ruko Setra Mas Residance, Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara dengan status sewa.

Aris mengaku, sejauh ini, pihaknya mengusulkan pembangunan gedung untuk sekretariat KONI. Meskipun tahun ini akan mendapat hibah pembangunan gedung baru dari APBD.

”Kami juga masih berusaha dari Banprov ke Menpora, untuk sarana olahraga. Karena sarpras olahraga harus disiapkan oleh pemerintah,” terangnya.

Beruntung, Kota Cimahi secara administratif ditunjang oleh keberadaan kawasan militer yang cukup luas. Sehingga, sarana olahraganya pun memadai karena ada kerja sama  bersama TNI.

”Kami berkolaborasi dengan TNI untuk menggunakan sarpras olahraga yang digunakan cabang-cabang olahraga. Dari semua sarpas yang digunakan para atlet untuk berlatih, hampir 56 persennya milik TNI,” tuturnya.

Prestasi Terus Meningkat

Sementara saat disinggung terkait prestasi atlet yang ditorehkan, Bidang Humas dan Media, Yayat TS menyampaikan, perolehan prestasi meningkat 150 persen dibanding periode sebelumnya.

Dia menyebutkan, dalam Porprov XIV Jawa Barat, Kota Cimahi meraih 15 emas dari berbagai cabang olahraga.

”Sebelumnya kurang lebih 10 medali emas. Selain prestasi yang meningkat, kami juga berhasil menambah cabor. Dari 32 cabor menjado 54 cabor,” katanya.

Senada dengan Yayat, Bidang Humas dan Media Koni Cimahi Didin Suafruddin mengatakan, peningkatan prestasi dan penambahan cabor itu tidak lepas dari kekompakan seluruh pengurus Koni.

”Kuncinya bagaimana tatanan menejemen berjalan dengan baik, menjalin kebersamaan, dan kekompakan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, KONI juga kerap jemput bola untuk menjaring cabor-cabor yang sudah tidak aktif atau vakum. Kemudian KONI juga membentuk bidang Sport Intelejen yang tugasnya menganalisa.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan