Menghadapi Fenomena El Nino, Ini yang Harus Dilakukan Pemkot Bandung

BANDUNG – Kota Bandung bakal menghadapi musim kemarau kering atau fenomena El Nino di tahun 2023 ini. Bahkan menurut data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus mendatang.

Merespon hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Folmer Silalahi mengatakan, untuk segera menyiapkan ketersediaan pangan untuk menghadapi musim kemarau kering atau fenomena El Nino

Menurutnya, pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk secepatnya mengambil langkah. Agar harga kebutuhan masyarakat terjangkau.

Untuk itu, Folmer menyebut Pemkot Bandung untuk segera bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu karena selama ini operasi pasar disebut kurang maksimal.

“Operasi pasar berjalan kurang optimal, yang lebih baik kita bekerja sama dengan berbagai pihak dengan bahan tertentu,” kata Folmer saat dihubungi, Rabu 10 Mei 2023.

Pasar sebagai pusat ketahanan pangan Kota Bandung dan tempat belanja kebutuhan masyarakat harus selalu menstabilkan harga agar masyarakat bisa menjangkau kebutuhannya.

“Keberadaan pasar juga jadi pusat ketahanan Kota Bandung, tapi kemandirian khususnya di pasar tradisional untuk penyediaan dari kebutuhan pokok kita,” jelasnya

Selain harga yang terjangkau, kata Folmer, Pemkot Bandung perlu memastikan ketersediaannya dengan dukungan anggaran.

“Dukungan anggaran, stok yang tersedia, dan harga-harga yang terjangkau merupakan hal yang harus dijamin oleh Pemkot Bandung,” jelasnya.

Sementara ini, belum terjadi sinergi yang konsisten di Kota Bandung baik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) dan pasar-pasar di Kota Bandung.

“Ketiga pihak ini harus bersinergi harus bersinergis agar berbicara ketahanan bisa dibicarakan secara konsisten, Sinergitas itu harus terlihat,” tuturnya. (mal)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan