Bahaya Pinjol Ilegal, Begini Cara Menghindarinya!

JABAR EKSPRES – Permasalahan pinjol (pinjaman online) ilegal cukup mengkhawatirkan di Indonesia.

Banyak hal dari pinjaman online ilegal yang bisa merugikan penggunanya. Salah satunya adalah resiko bunga yang sangat tinggi.

Mekanisme penerapan bunga yang sangat tinggi ini berjalan secara sembunyi-sembunyi dan tidak adanya transparansi.

Hal-hal merugikan tersebutlah yang sayangnya tidak banyak disadari oleh orang-orang sebelum hendak melakukan pinjaman online.

Nah, berikut ini merupakan artikel perihal bahaya pinjaman tunai daring dan kiat-kiat dalam menghidarinya.

BACA JUGA: Check In Harian untuk Dapat Saldo DANA Gratis Hingga Sebesar Rp150 Ribu

4 Bahaya Pinjol Ilegal

Setidaknya ada empat bahaya yang wajib kamu ketahui jika kamu terlibat dengan penyelenggara pinjaman tunai daring yang ilegal.

Bunga dan biaya yang tidak wajar

Biaya yang tidak logis dan bunga tinggi merupakan penawaran yang kerap penyelenggara pinjaman tunai daring ilegal tawarkan.

Bunganya bisa mencapai seratus persen per tahun. Kamu tentunya bakal menderita dengan bunga setinggi itu.

Hal demikian tentunya juga bakal sangat merusak kas keuangan kamu. Keadaan bakal jadi lebih memburuk kalau kamu berani bermain dengan penyelenggara pinjaman tunai ilegal.

Ancaman dan intimidasi

Kasus kekerasan penagih utang (debt collector) pasti sudah sering kamu dengar. Ya, itu adalah salah satu dari bahaya pinjaman tunai yang ilegal.

Cara penagih utang tersebut akan sangat mengaganggu kehidupan kamu. Pastinya kamu tidak bakal merasa aman setiap harinya.

Kalau sudah begitu, maka kamu pasti akan merasakan stress yang besar kemungkinan bakal berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental.

BAC JUGA: Dapat Saldo DANA Gratis Sampai Rp150 Ribu, Begini Caranya!

Penyalahgunaan informasi pribadi

Pinjaman online ilegal seringkali meminta akses ke data kartu kredit dan akun online pada aplikasi ponsel, yang berpotensi disalahgunakan atau bahkan dibocorkan pada pihak lain.

Mereka mungkin menggunakan informasi ini untuk mengancam atau mengintimidasi kamu, atau bahkan menjualnya ke pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.

Ini adalah pelanggaran privasi yang serius dan dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi keamanan kamu.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan