Yamitema Laoly Bantah Lakukan Monopoli Bisnis di Penjara dan Terlibat Narkoba

keterlibatan Jeraa Foundation melakukan monopoli bisnis Rutan dapat bantahan dari Pimpinan sekaligus Founder Jeera Foundation Yamitema Laoly.
pelatihan Barista yang dilakukan oleh Jeraa Faoundation kepada warga binaan Lapas Cipinang. (Foto: Facabook Jeraa Faoudation)
0 Komentar

Terkait tudingan, bahwa Yamitema terlibat dalam bisnis narkoba, Raden membantah keras tudingan itu.

‘’Tuduhan itu sangat keji. “Ini pembunuhan karakter dan fitnah keji. Beliau orang yang anti dengan narkoba,’’ kata Raden.

Dia memastikan, dalam kepengurusan di Yayasan selalu dilakukan tes urine untuk dipastikan tak ada yang menggunakan narkoba.

Baca Juga:Warga Kota Cimahi Diduga Dipekerjakan Secara Ilegal Sebagai Scammer Online di MyanmarTimnas Hoki Putri Indonesia Tekuk Singapura 4-0 di Laga ke-2 Sea Games  32nd Cambodia

Terkait Tio Pakusadewo yang pernah terlibat sebagai pelatih dalam kegiatan pembinaan seni lukis Yayasan Jeera, Raden memastikan bahwa Tio Pakusadewo telah diberhentikan.

“Ya, benar beliau pernah terlibat di yayasan ini. Beliau pernah melakukan pelanggaran sehingga dikeluarkan dari program,” katanya.

Sementara Karutan Cipinang, Ali Sukarno mengatakan aktor Tio Pakusadewo memang pernah bergabung dengan program pembinaan dari Seksi Bimgiat Rutan Cipinang.

“Artis senior ini pernah diminta untuk jadi salah satu pengajar di bidang seni lukis. Namun Tio Pakusadewo pernah melakukan pelanggaran,” tuturnya.

0 Komentar