BOGOR – Setelah Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Wiranto pada momen lebaran Idul Fitri lalu, kini keduanya kembali bertemu di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Bojong Koneng, Kecamatan. Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Senin (1/5).
Wiranto yang menjabat Dewan Pertimbangan Presiden itu mendatangi Prabowo bersama rombongan dengan mengenakan pakaian bernuansa putih coklat.
Pertemuan tersebut berlangsung santai dan akrab. Keduanya berdiskusi mengenai perkembangan politik di Indonesia.
Baca Juga:Pos Pengamanan Jalur Mudik Mendapat Suport dari Batalyon Yonif 330 dan Dandim 0624Hari Terakhir Operasi Ketupat Lodaya Tetap Layani Masyarakat dengan Tulus
Pada kesempatan pers konpers, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, Wiranto adalag sahabat sejati. Sebab orang yang mau datang ke Garuda Adyaksa adalah tamu istimewa.
“Bapak pernah berjanji mau ke atas (Hambalang) setahun yang lalu, Alhamdulillah kesampaian karena jalannya jauh, orang kalau mau ke sini berarti benar-benar ingin menjadi sahabat sejati,” kata Prabowo Subianto kepada Wiranto saat berbicang.
Suasana pertemuan itu sangat lah cair, keduanya terlihat sangat akrab sambil bercanda dan menceritakan masa lalu saat di TNI.
Prabowo pun mengajak Wiranto untuk sama-sama menggabungkan potensi-potensi yang dimiliki Wiranto untuk bersama membangun Indonesia.
“Kami ingin mengajak semua potensi untuk bisa kita bekerjasama, kita bisa menggabungkan semua potensi untuk kebaikan bangsa dan negara kita, saya kira intinya itu,” tungkasnya.
Sementara itu, Wiranto menyampaikan, dirinya bersama Prabowo memiliki satu kesepahaman yang sama dalam membangun bangsa Indonesia.
Keduanya sama-sama menceritakan kenangan ketika pernah berkarir di menjadi prajurit TNI yang pernah bertugas memimpin misi pertempuran.
Baca Juga:Bongkar Aplikasi Michat untuk Ajang Transaksi Prostitusi OnlinePerindo Dapat Amunisi Baru, Dua Tokoh Muda Siap Besarkan Partai
“Di TNI kita beda angkatan saya 68 beliau 74, ternyata kita disatukan dalam penugasan tempur, bertemunya di Medan tempur,”kata Wiranto.
Tak hanya itu, keduanya juga memiliki kesamaan dalam bidang politik. Keduanya lahir di partai yang sama dan sama-sama mengembangkan dan memiliki partai.
“Lalu di bidang politik sama lagi sama-sama beliau ikut konvensi partai Golkar tapi yang untung bukan kita, yang untung Golkar,’’ujar Wiranto.
