JABAR EKSPRES – Upaya pencegahan kebakaran sejak dini terus digencarkan. Tim Sosialisasi dan Pelatihan Pemadam Kebakaran menggelar penyuluhan di SDN Baros Mandiri 4, dengan menyasar siswa sekolah dasar sebagai kelompok edukasi awal.
Sebanyak 120 siswa bersama 10 guru serta sejumlah orang tua mengikuti kegiatan yang memfokuskan pengenalan profesi pemadam kebakaran sekaligus edukasi bahaya kebakaran dalam lingkungan rumah tangga. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat teoritis.
Baca Juga:Jelang Nataru, Damkar Cimahi Perkuat Armada hingga Tingkatkan Patroli MobilePenguatan Redkar Dinilai Mendesak, Damkar Cimahi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran
“Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan dengan metode edukasi tentang pengenalan profesi tugas pemadam kebakaran,” kata Aep, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (15/2/2026).
Ia menambahkan, fokus penting lain dalam kegiatan tersebut adalah risiko kebakaran rumah tangga yang kerap luput dari perhatian.
“Selain itu Damkar juga menyosialisasikan kepada siswa dan guru tentang bahaya kebakaran dalam lingkup rumah tangga yang disebabkan oleh bahaya kebocoran tabung gas,” ucap Aep.
Tak hanya penyampaian materi, siswa juga dilibatkan dalam praktik penanggulangan kebakaran menggunakan metode tradisional. Antusiasme peserta terlihat saat mereka berinteraksi langsung dengan peralatan dan simulasi yang disiapkan petugas.
“Peralatan dan sarana yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain mobil unit pancar, peralatan penanggulangan kebakaran, pakaian penanggulangan kebakaran, drum pembakaran, dan BBM,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, kata Aep, kegiatan ini melibatkan sejumlah unsur tim, mulai dari instruktur dan pemateri, petugas dokumentasi dan keselamatan, peraga, hingga tim pencegahan dan penanggulangan.
Aep berharap edukasi semacam ini dapat membangun kesadaran sejak dini terkait risiko kebakaran, sekaligus membuka wawasan siswa terhadap profesi pemadam kebakaran.
Baca Juga:Monitor Komando Damkar Cimahi, Inovasi Digital Percepat Respons KebakaranSimulasi Penyelamatan Digencarkan, Damkar Cimahi Akui Fasilitas Masih Terbatas
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswa tentang bahaya kebakaran dan cara penanggulangannya, serta mengenalkan profesi pemadam kebakaran sebagai salah satu pilihan karir yang menarik,” tandasnya. (Mong)
