Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra menambahkan, secara garis besar rekayasa lalu lintas di Jalan Otista dari Tugu Kujang lurus ke arah Jambu Dua tembus Jalan Sudirman.
“Jalan Sudirman masih dua arah, juga Jalak Harupat masih seperti posisi sekarang. Kemudian ada pengaturan lalu lintas di simpang Lippo Keboen Raya,” paparnya.
Kemudian, sambung dia, arus dari Jalan Pajajaran arah Sukasari tekuk Lawang Gintung, kemudian di simpang Ahoy bisa ke Siliwangi dan Suryakencana serta lurus ke Empang.
Baca Juga:Sumedang Jadi Akses Penghubung ke Wilayah Utara, Kapolres Antisipasi Titik Rawan Laka LantasBesok, Jemaah Muhammadiyah Bandung Gelar Salat Idul Fitri 1444 H di Lapang Lodaya
“Tapi selebihnya perputaran arus lalu lintas di Kota Bogor tidak ada perubahan signifikan. Jadi hanya di Jalan Pajajaran dan Suryakencana,” sebutnya.
Sekedar informasi, tender proyek revitalisasi jembatan Otista dimenangkan PT Mina Fajar Abadi dengan harga penawaran Rp49 miliar dari nilai pagu Rp52,6 miliar.*(YUD)
