Presiden Jokowi Tutup Mulut Atas Perkara Dugaan Transaksi Janggal 349 Triliun

Presiden Jokowi Tutup Mulut Atas Perkara Dugaan Transaksi Janggal 349 Triliun
Presiden Jokowi Tutup Mulut Atas Perkara Dugaan Transaksi Janggal 349 Triliun. (Gambar: Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Presiden)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Isu dugaan transaksi janggal 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga sekarang masih terus bergulir.

Dugaan transaksi janggal 349 triliun tersebut telah menjadi topik kontroversial nasional saat ini.

Dua kementerian, Kemenko Polhukam dan Kemenkeu, hingga sekarang masih terkesan silang pendapat perihal dugaan transaksi janggal 349 triliun ini.

Baca Juga:VIRAL! Rumah Sederhana dengan Lanskap Pemandangan Eksotis Curug Citambur Ditawari 2 MiliarSindiran Cerdas untuk Anggota DPR, Sudjiwo Tedjo: Kok yang Jadi Anggota DPR-nya Malah Pak Mahfud?

Kendati demikian, pimpinan tertinggi yakni Presiden Joko Widodo belum juga mengeluarkan pernyataan apa pun perihal permasalahan ini.

Sebelumnya, Sri Mulyani sempat menyatakan bahwa ada dua oknum dalam transaksi Rp349 triliun Kemenkeu ini.

Dari hasil analisa pajak, Menkeu Sri Mulyani mengendus ada transaksi mencurigakan senilai Rp205 triliun. Setidaknya ada 17 perusahaan yang terlibat dalam pusaran dana gaib ini.

Melansir berbagai sumber, dua oknum tersebut berinisial SB. Oknum yang satu ini diduga mengantongi omzet senilai Rp8,24 triliun.

Adapun temuan tersebut ialah perihal dugaan penyelundupan emas batangan senilai Rp189 triliun di lingkungan Kemenkeu.

Temuan nilai sebesar Rp189 triliun ini merupakan bagian dari transaksi mencurigakan Rp349 triliun.

0 Komentar