Jiplak Motif Untuk Seragam, Burberry Tuntut 200 Sekolah di Korea Selatan

Jiplak Motif Untuk Seragam, Burberry Tuntut 200 Sekolah di Korea Selatan
Jiplak Motif Untuk Seragam, Burberry Tuntut 200 Sekolah di Korea Selatan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rumah Mode asal Inggris yaitu Burberry, menuntut 200 sekolah asal Korea Selatan dikarenakan menjiplak motif pattern/pola fashion miliknya “Burberry Check”.

Pola tersebut sudah dihak-paten-kan oleh pihak Burberry, sehingga tidak boleh ada yang menggunakannya tanpa se-izin rumah mode tersebut.

Menurut portal web Korea selatan “DAUM” dalam laporannya pada Sabtu (18/2) Orang tua siswa di sekolah Korea Selatan yang digugat sangat marah setelah mereka harus mengganti semua seragam anak-anak mereka yang memakai pola desain Burberry dengan biaya tinggi.

Baca Juga:Spesifikasi Samsung Galaxy Tab A7 Lite, Cocok Buat si KecilBuat Penggemar Kecewa, Fanmeeting VIVIZ di Indonesia Diumumkan Batal!

“Sudah beberapa kali Burberry mengajukan gugatan soal plagiat motif kepada beberapa sekolah di Korea Selatan dan akhirnya menang juga. Karena itu, di tahun ajaran baru 2023 dipastikan tidak ada lagi sekolah yang pakai Burberry check sebagai pola seragamnya” tulis kantor berita tersebut.

Tidak hanya siswa yang kecewa, orang tua mereka juga kesal dengan kemenangan rumah mode asal inggris itu dalam tuntutan di pengadilan. Karena konsekuensinya memaksa orang tua siswa untuk membeli seragam baru.

“Seragam sekolah tiba-tiba diubah dan kami para orang tua murid harus bayar lagi 300.000 hingga 400.000 won (sekitar Rp3,5 hingga Rp4,7 juta) untuk beli seragam baru,” dalam laporan DAUM.

Mendengar keluhan orang tua murid, pihak sekolah memutuskan untuk murid kelas 2 dan 3 tidak perlu membeli seragam baru.

Namun hal ini menjadi perdebatan baru, dikarenakan akan sangat terlihat perbedaan kelas antara murid baru yang menggunakan seragam baru dan senior yang masih menggunakan seragam dengan pola Burberry Check.

0 Komentar