JABAR EKSPRES – Stadion Segiri, Samarinda, siap menjadi saksi bisu pecahnya bentrokan paling kolosal di jagat sepak bola tanah air. Minggu (10/5/2026) sore, aroma dendam dan pertaruhan harga diri akan membumbung tinggi saat Persija Jakarta dan Persib Bandung bertemu pada pekan ke-32 SUPER LEAGUE 2025-2026.
Wartawan senior sekaligus pemerhati sepak bola nasional, H. Soleh Subary, menegaskan bahwa duel ini adalah “Pertaruhan Musim”. Bagi Macan Kemayoran, laga ini adalah harga mati untuk menjaga asa juara.
“Ini bukan sekadar berebut tiga angka. Bagi Maung Bandung, ini adalah langkah krusial untuk mengunci mahkota tertinggi,” ujar H. Soleh saat di temui di Kantor Republik Bobotoh, Sabtu (9/5/2026).
Baca Juga:Sinergi Gebyar May Day 2026: BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Perkuat Layanan bagi Buruh di Balai KotaBerburu "Mutiara" di Tiga Kota: Audisi Umum PB Djarum 2026 Kembali Digelar
Mental Macan Diombang-ambing, Maung Mengincar Luka
Menurutnya, Keputusan I-League menunjuk markas Borneo FC sebagai venue netral menyisakan riak. Skuad Persija dikabarkan merasa psikisnya “diombang-ambingkan” dengan status tuan rumah rasa tandang ini. Padahal, posisi mereka di peringkat ketiga (65 poin) sangat rawan.
“Kekalahan di Segiri praktis akan memadamkan mimpi mereka mengejar Persib yang kokoh di puncak dengan 72 poin,” terangnya.
Dia menilai, sejarah pun berpihak pada sang rival. Terlebih, Persija tercatat belum pernah lagi mencicipi kemenangan atas Persib sejak tahun 2023.
“Kutukan tiga tahun tanpa kemenangan ini menjadi beban berat yang harus dipikul anak asuh pelatih Persija di tengah gempuran tren positif lawan,” ucapnya.
Tembok Karang vs Daya Gedor Macan
Dia mengatakan, Pelatih Bojan Hodak memang membawa modal mentereng, namun ia tetap waspada. Pasalnya, Sang pelatih menegaskan jika setelah di lapangan segalanya bisa terjadi, namun ambisi Persib kuat untuk menjaga rekor dan membawa pulang hasil maksimal.
Kekuatan lini belakang Persib diprediksi akan menjadi kunci. “Duet menara kembar Federico Barba dan Patricio Matricardi, disokong Eliano Reijnders dan Kakang Rudianto, diyakini akan membuat gawang Teja Paku Alam sulit ditembus oleh trio Maxwell, Hanan, dan Allano Lima,” jelas H. Soleh
Vibes Juara: “Balik Bandung” Bawa Poin Sempurna?
Dukungan luar biasa sudah mengalir sejak Kamis (7/5) saat 20 ribu Bobotoh “membakar” semangat tim di Stadion GBLA sebelum keberangkatan ke Kalimantan. Harapannya jelas: kemenangan mutlak.
