Adapun alasan bekerja sama dengan Uninus adalah karena pihaknya melihat kampus tersebut serius dalam membawa digitalisasi di lembaga pendidikan. Sehingga diharapkan, Uninus menjadi kampus masa depan.
“Ada kesamaan visi dari kami dengan mereka. Harapannya ini jadi role model untuk nanti bisa diimplementasikan ke kampus-kampus yang lain,” ucapnya.
Di tempat sama, Direktur Danacita, Alfonsus Wibowo menerangkan mekanisme pembayaran UKT melalui skema angsuran. Nantinya, mahasiswa bisa membayar UKT secara diangsur sesuai besaran biayanya.
Baca Juga:LGBT Mulai Meresahkan Warga! DPRD Kota Bandung Segera Bahas RaperdaTak Tertib, Trotoar di Kota Bandung Jadi Lahan Parkir Liar
“Misalnya UKT Rp 3 juta dibayar enam bulan, jadi setiap bulannya Rp 600 ribu. Banyak anak muda yang punya semangat tapi mengalami keterbatasan,” kata Alfonsus.
Sementara untuk mengikuti program tersebut, terang Alfonsus, mahasiswa bisa melakukan pengajuan secara daring. Mereka hanya perlu menginstal aplikasi OTTO dan mengajukan skema pembayaran UKT.
“Untuk di awal ini, kami hadir secara langsung di beberapa fakultas dan ada tim yang dengan senang hati membantu teman-teman memanfaatkan program ini,” tandasnya. (bbs)
