Bepelitbang Ungkap 9 Tatanan yang Jadi Tugas Berat Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung optimis meujudkan wilayah sebagai Kota Sehat dengan sembilan tatanan yang menjadi kriteria penilaian indikator.
Pemerintah Kota Bandung optimis meujudkan wilayah sebagai Kota Sehat dengan sembilan tatanan yang menjadi kriteria penilaian indikator.
0 Komentar

Jabarekspres – Pemerintah Kota Bandung optimis meujudkan wilayah sebagai Kota Sehat dengan sembilan tatanan yang menjadi kriteria penilaian indikator.

Kepala Bidang Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bandung, Yaya Sunarya mengatakan, sembilan tatanan yang perlu dilaksanakan, antaranya yakni tatanan permukiman, sarana dan prasarana sehat.

“Tatanan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi sehat, tatanan industri dan perkantoran sehat,” katanya belum lama ini.

Baca Juga:BRI Konsisten Berinovasi untuk Capai Transformasi DigitalKiai dan Ibu Nyai Jangan Dimanfaatkan jadi Jurkam pada Pemilu 2024

“Selain itu tatanan kawasan pariwisata sehat, pertambangan sehat, hutan sehat, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, ketahanan pangan dan gizi, serta tatanan kehidupan sosial yang sehat,” lanjut Yaya.

Dia menerangkan, untuk melaksanakan sembilan tatanan tersebut, dibutuhkan kolaborasi dan sinergisitas stakeholder terkait.

“Sangat dibutuhkan peran aktif semua pengurus dan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar nantinya kita dapat memenuhi semua persyaratan verifikasi,” terang Yaya.

“Sebelum kita melangkah dalam membuat program kerja dan rencana kerja, maka perlu kita sama-sama pahami  sembilan tatanan yang menjadi indikator penilaian dalam lomba Kabupaten Sehat,” tambahnya.

Kendati demikian, sebelum menuju Kota Sehat, diketahui bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung, dinilai masih jauh dari kategori ideal suatu kewilayahan.

Padahal Bandung merupakan kota terbesar di Indonesia dengan menduduki posisi ketiga.

Tidak hanya itu, Bandung juga merupakan kota metropolitan terbesar sekaligus jadi Ibu Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Perindo Kembali Bagikan Gerobak untuk UMKM Bandung Agar Omset Penjualan MeningkatYana Mulyana Bangga Warga Kota Bandung Miliki Sikap Toleransi yang Tinggi

Selain itu permasalahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) masih menjadi permasalahan tersendiri. Sebab, untuk mewujudkan RTH, saat ini memiliki keterbatasan lahan.

Keberadaan pemukiman penduduk yang padat juga menambah masalah baru, Kota Bandung yang memiliki komposisi masyarakat heterogen dan banyak pendatang menambah implikasi sosial yang banyak terjadi di Masyarakat. (bas/yan).

0 Komentar