BOGOR – Dalam waktu dekat Rest Area Puncak Bogor tepatnya di Gunung Mas, akan segera beroperasi. Pembangunan kios dan sarana penunjang sudah selesai.
Pembangunan Rest Area Puncak Bogor dengan anggaran Rp 52,9 miliar tersebut diklaim dapat menampung sebanyak 516 PKL atau usaha mikro guna meningkatkan pariwisata wilayah Bogor dan sekitarnya.
Namun saat ini di lokasi rest area minim penjaga keamanan. Untuk itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor meminta pengelola sementara rest area puncak Bogor, Cisarua segera menyiapkan tenaga keamanan.
Baca Juga:Cair Tahap 1! Saldo DANA Rp 200 Ribu untuk 18,8 Juta Orang, Cek Namamu di SiniHarga BBM Turun, BLT Saldo DANA Rp 600 Ribu Jalan Terus! Cek Daftar Namamu di Sini
Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian kabel listrik dan lainnya.
“Seperti kabel-kabel listrik di sana, kalau tidak dijaga khawatir dicuri atau rusak, begitu pun fasilitas-fasilitas lainnya,”kata Plt. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Dedi Hernadi, Minggu (8/1).
PT Sayaga Wisata ditunjuk sebagai pengelola Rest Area Gunung Mas oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian sementara waktu.
Lebih lanjut, sambung Dedi Hernadi, , hanya tinggal menunggu waktu sampai rest area Gunung Mas ini dapat beroperasi. Saat ini, tinggal sisa pengerjaan penanaman pohon di lingkungan rest area yang dilakukan pemerintah pusat.
“Sambil menunggu itu, maka pengelola yang ditunjuk sementara harus menyiapkan tenaga keamanan juga kebersihan untuk melindungi aset-aset di sana,”tambahnya.
Nantinya, Pemerintah pusat akan menyerahkan asetnya tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk dikelola.
“Pemerintah pusat akan menyerahkan rest area gunung mas ini kepada pemkab, tetapi perlu waktu dua tahun, nah sementara pengelolaanya diserahkan kepada PT Sayaga Wisata,” pungkasnya. (sfr)
