Pemkot Ngotot Bangun Kolam Retensi, Walhi Sebut Bukan Solusi Atasi Banjir

BELUM BEHASIL: Kolam retensi di kawasan Pasar Induk Gedebage, Sub 2 Sektor 22 Sungai Citarum Harum. Pemkot terus bangun kolam retensi atasi banjir. (KHOLID/JABAR EKSPRES)
BELUM BEHASIL: Kolam retensi di kawasan Pasar Induk Gedebage, Sub 2 Sektor 22 Sungai Citarum Harum. Pemkot terus bangun kolam retensi atasi banjir. (KHOLID/JABAR EKSPRES)
0 Komentar

Bukan Bangun Kolam Retensi Tapi Perbaiki Saluran Drainase

Dia menjelaskan, pencegahan yang dimaksudkan itu adalah pengelolaan saluran drainase, mulai dari level selokan perumahan hingga saluran air besar di Kota Bandung.

Dengan pembenahan drainase, maka debit air yang bertambah akibat hujan atau kiriman dari daerah hulu seperti Ujungberung, bisa dialirkan dengan benar ke sungai.

“Banjir itu terjadi karen air tidak mengalir dengan benar, jalur airnya tidak berfungsi, otomatis keluar sampai menggenangi jalan,” jelas Dedi.

Baca Juga:Cadisdik Wilayah VII Paparkan Capaian Program dan Prestasi di Hadapan FWP JabarProyek Jalan Selatan Bandung Barat Meleset dari Target

“Drainase itu bisa jadi di titik A sudah turun jalurnya tapi di titik B agak menanjak, itu bisa jadi faktor banjir juga karena tidak berfungsi dengan benar,” pungkasnya. (bas)

0 Komentar