Leong putu
Tips pagi / Agar tidak rugi Banyak, baiknya Anda dagang Sapi saja. Apalagi kalau lapaknya di Senayan. / LP
Otong Sutisna
Memang sekelas Abah , bilang klu pembeli beli jeruk 5kg masam semua, dan hargakan dengan pedagang yang beli 1 ton, tidak begitu terasa. Coba tengok ke bawah, pembeli yang punya uang hanya untuk beli satu kilo, jadi masam semua….sudah ambyar deh, mau beli lagi ga ada duit, pulang ke rumah omelan istri siap – siap menggelegar.,…
Amat Kasela
Masih mending itu, saya beli pare 1 kilo pahit semua. Gak ada yang manis.
Wahyudi Kando
Baca Juga:Gambaran Akibat dan Resiko Jika Miliki Utang Pinjol yang Tak Bisa DilunasiUntaian Doa terindah untuk Hari Ibu Beserta Kata Mutiara Islami
Dato DI kalau sudah nulis sesuatu yg bukan bidang beliau INSIGHTnya Lebih Lucu lucuan. Sebelumnya terkait Asuransi dan lawyer kena tahan itu, skrang bahas Saham Goto…..Insurance & saham adl Instrumen yg melengkapi Fortofolio Asset. Artinya resiko masing2 pada kepanikan masing2 berbeda – beda Dato’ DI. Biasanya memang genre Kolonial lebih latah di warung kopi kalau ada issue seperti ini…hehehe
ya aina
Ada dua pihak yang hampir pasti ketawa ngakak: 1/Yang tak pernah beli jeruk itu, karena ngopinya masih level sasetan. 2/si toke yang laris manis “dagangan” jeruk masam, sedikit beracun. Sudah cuan mereka sekarang. Tertawalah, mumpung masih ada dagelan bernama gocap eh…. gitu.
Juve Zhang
Abah Disway terkesan “membela” “investasi” cemerlang Telkomsel. Jumlah saham GOTO itu gak masuk “akal” sehat orang yang masih waras. Yuk kita lihat anda mungkin kaget bin jantungan kalau lihat jumlah saham yg dicetak goto. 1184,363 juta lembar jadi Telkomsel yg diberi “diskon” keluar uang 6,4 Trilyun hanya dapat 23,7 milyar , artinya hanya 2 % saja kepemilikan saham kebagian untuk uang berkarung karung 6,4 Trilyun. Disini sulit dibedakan antara “investasi” dan “instruksi strategi” Abah sudah colek nama besar BT anda pasti paham. Ngasih duit berkarung karung diberi ketidakseimbangan nasi bungkus plus Endog ceplok.wkkwkwkw. hanya 2%.
Pryadi Satriana
Praktik ‘membuang undi’ (baca: ‘melakukan undian’) sudah ribuan tahun berlangsung. Apa itu ‘judi’? Nanti dulu! Perhatikan dulu ‘data’ ini: 1. Tuhan memerintahkan bangsa Israel utk melempar undi (Bilangan 26:55, 33:54, 34:13, 36:2); 2. Yunus dibuang ke laut – dan kemudian ada di dalam perut ikan selama 3 hari – setelah ‘membuang undi’ (Yunus 1:7); 3. Undian pun ‘melibatkan Tuhan’: “Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari TUHAN” (Amsal 16: 33). Masih ‘mengharamkan’ undian? Renungkan ini (kalo mau!): 1. Senengkan kalo lagi ‘bokek’, isteri pergi arisan dan ‘dapat undian’ (baca: dapat arisan!). Alhamdulillah! 2. Saya bbrp kali dapat ‘undian BPJS’. Bayar 35rb/bln ‘dapat undian’ Rawat di ICU 3 hari gegara jantung, 2x kateterisasi jantung, 1x CT scan thorax, 2x rawat inap, sering kali periksa lab & rontgen, konsultasi rutin dokter jantung & syaraf dan dapat obat. Banyak kan yg bayar BPJS bertahun-tahun ga pernah dapat ‘undian’? Syukuri saja! Alhamdulillah! Salam. Rahayu.
