Diperkirakan Naik 25%, Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik Libur Natal dan Tahun Baru

Diperkirakan Naik 25%, Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik Libur Natal dan Tahun Baru
Teknisi melakukan pengecekan jaringan pada perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik XL Axiata yang berlokasi di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (20/12).
0 Komentar

JAKARTA – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah memastikan kesiapan jaringan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan trafik di semua layanan.

Berdasarkan lonjakan trafik di tahun-tahun sebelumnya, XL Axiata memprediksi akan terjadi peningkatan trafik mencapai 2-3 kali lipat dibandingkan rata-rata trafik pada kondisi normal hari biasa, dan naik sekitar 25% dibandingkan trafik Nataru tahun lalu.

Berdasarkan survei Kemenhub 2022, diperkirakan akan ada potensi pergerakan sekitar 44,17 juta orang saat Nataru nanti, yang diperkirakan akan ikut mendorong peningkatan trafik penggunaan layanan telekomunikasi dan data.

Baca Juga:Yuhuuu! Ternyata Ini Aplikasi Penghasil Uang Resmi dari Pemerintah, Cek Selengkapnya di Sini!Dibayar Kontan! Ternyata Ada Aplikasi Penghasil Uang Rp100 Ribu Setiap Hari, Cek Selengkapnya di Sini!

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, Untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang terbaik, pihaknya telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas 2 kali lipat lebih besar dari hari normal.

“Tim kami juga sudah mengidentifikasi kota-kota yang rawan dengan lonjakan trafik, termasuk juga destinasi wisata, pusat keramaian, serta area pemukiman,” ujar Gede, Selasa (20/12).

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan rekayasa pengalihan atau pemecahan trafik jika terjadi kepadatan di suatu area.

“Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan penurunan kualitas layanan kepada pelanggan,” tambahnya.

Menurut Gede, area atau lokasi yang juga akan mengalami kenaikan trafik tinggi diperkirakan akan terjadi juga di beberapa kawasan yang menjadi jalur pergerakan pemudik.

“Tim teknis XL Axiata memperkirakan, pergerakan masif akan terkonsentrasi di jalur mudik via jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera yang akan mengalami peningkatan trafik 10-20%. Begitu juga jalur non tol, yaitu Pantura hingga Pansela. Dimulai pada malam pergantian tahun, peningkatan trafik diperkirakan akan turut terjadi di tempat-tempat wisata hingga ke pusat keramaian yang merayakan pergantian tahun, seiring dengan ramainya kampanye ajakan berwisata dalam negeri,” jelas Gede.

XL Axiata juga telah menyiapkan tidak kurang dari 65-unit mobile BTS (MBTS) di berbagai titik lokasi yang membutuhkan dukungan penguatan kualitas sinyal, terutama di wilayah Jawa Barat, Sumatera, dan Bali. Titik-titik lokasi yang dimaksud antara lain meliputi jalur transportasi utama, lokasi tujuan wisata, pusat keramaian, hingga terminal bus, stasiun kereta, serta bandar udara.

0 Komentar