Kolam Retensi Cibolang dan Upaya Menangani Banjir Gedebage

Pemkot Bandung membangun 9 kolam retensi baru, 647 sumur resapan dangkal, dan 3.706 drumpori guna mengatasi banjiR Kota Bandung. (KHOLID/JABARESKPRES)
Pemkot Bandung membangun 9 kolam retensi baru, 647 sumur resapan dangkal, dan 3.706 drumpori guna mengatasi banjiR Kota Bandung. (KHOLID/JABARESKPRES)
0 Komentar

BANDUNG – Penanganan banjir terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, salah satunya dengan membangun kolam retensi.

Terlebih pada tahun ini, intensitas curah hujan kian meninggi. Alhasil beberapa titik sering tergenang, di antaranya kawasan Gedebage.

Bahkan, berdasarkan data yang dihimpun dari Pemkot Bandung, tiga rumah pompa telah dibangun. Salah satunya untuk menangani masalah banjir di kawasan tersebut.

Baca Juga:Pemerintah Impor Beras 200.000 Ton, Dewan: Sangat Menyakiti Petani DomestikJawa Barat Berpotensi Juara Gentleman of Indonesia 2022

Diantaranya yaitu Cingingsed, Rancabolang untuk menangani banjir di wilayah Gedebage dan Adipura. Serta satu tambahan dibangun di kawasan Kopo Citarip.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, penanganan masalah banjir bukan perkara mudah. Menurutnya, sulit diselesaikan secara instan lantaran berkaitan dengan banyak hal.

“Penyelesaian masalah banjir ini harus dilakukan secara holistik dan memerlukan langkah partisipatif dari semua kalangan,” ungkap Yana, belum lama ini.

Menariknya, upaya menangani banjir yang acapkali jadi masalah menahun itu, Pemkot Bandung sampai harus mengaktifkan kembali Kolam Retensi Ranca Bolang.

Memiliki sejarah panjang sejak 2019. Kolam yang dengan luas sekitar 8.000 meter persegi tersebut, pada tahun ini mulai berfungsi sebagai penyerap air saat hujan deras.

Orang nomor satu di Kota Bandung itu, menyebut, pemerintah untuk saat ini tak bisa menyelesaikan masalah banjir sendirian. Perlu ada sinergitas, baik itu masyarakat dan instansi.

Dia menuturkan,  kerja sama dan kolaborasi tersebut mesti datang dari berbagai elemen masyarakat. Guna menyelesaikan tantangan genangan dan banjir. Serta masalah menahun itu bisa segera teratasi.

Baca Juga:Daftar Pakai Cara Ini Dapat Saldo Dana Gratis Rp 3,5 Juta dari PerusahaanBihunku dan Himpaudi Kota Bandung Perangi Stunting Melalui Gerakan Sarapan Kaya Manfaat

“Bangkitkan kesadaran dari pribadi kita masing-masing untuk berkontribusi. Menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kerap jadi penyebab masalah banjir,” pungkasnya. (zar)

0 Komentar