“Anak kecil kan belum bisa mengeluarkan sendiri ya dahaknya ketika batuk. Tapi dengan teknik pemijatan di area dada,” ujarnya pula.
“Ketika dahaknya sudah encer, biasanya itu akan keluar dari muntahan atau bisa juga keluar melalui pupnya. Jadi yang kita pijat bagian dada bisa dengan teknik I love you atau usap kanan kiri ke arah pundak,” ujarnya.
Memijat bayi dengan menggunakan teknik pijatan biasanya diawali dengan menggunakan essential oil yang baik bagi bayi. Penggunaan essential oil sendiri dapat memberikan kenyamanan pada kulit bayi, essential oil juga dapat memberikan aroma yang baik untuk dihirup oleh bayi.
Baca Juga:Ji Chang Wook Menggelar Fanmeeting di JakartaLezatnya Pangsit Goreng Dengan Isian Ayam Cincang yang Dibuat Pedas Manis
Evi juga mengatakan bahwa sebaiknya saat melakukan teknik pijatan, orang tua harus lebih sering dalam memperhatikan kenyamanan anak saat di pijat.
Apabila saat dilakukan pijatan anak menangis, maka pijatan perlu dihentikan atau pujatan tidak perlu dilakukan, karena dapat membuat anak menjadi semakin rewel.
“Ketika pijat juga posisikan bayi senyaman mungkin. Mungkin bisa kasih alas yang empuk biar nyaman. Tapi kalau anaknya lagi rewel, sebaiknya jangan lakukan massage. Pasti akan tambah nangis. Jadi tunggu dulu sampai reda,” kata Evi.
“Kalau ketika dimassage dia nangis kita evaluasi dulu. Apakah tekanannya yang terlalu kencang, atau dia lapar, atau nggak nyaman. Kalau lapar mungkin bisa disusuin dulu”.
“Setelah itu tunggu sampai satu jam sampai makanannya tercerna,” tutupnya.
Berikut merupakan teknik untuk memijat bayi yang dapat mengatasi permasalahan kesehatan pada bayi seperti batuk pilek dan konstipasi.
