Desa di Kabupaten Bogor Diberikan Insentif Rp 20 Juta untuk Tekan Peredaran Narkoba

BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor berencana akan memberikan dana insentif kepada desa sebesar Rp 20 juta.

Dana tersebut diberikan untuk digunakan sosialisasi penanggulangan peredaran narkoba di wilayah desa dan memberantas peredarannya

Plt Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengatakan, di Kabupaten Bogor saat ini peredaran narkoba masih cukup tinggi. Hal ini dikarenakan wilayah ini merupakan daerah lintasa anatar Ibukota DKI menuju wilayah Jawa Barat lainnya.

Untuk mengantisipasi masalah itu, BNNK meminta keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memberantas perderan Narkoba. Khususnya yang berada di tingkat desa.

‘’BNNK sendiri sudah memiliki program Desa Bersih Dari Narkoba (Bersinar),’’ kata Iwan dalam keterangannya, Jumat, (2/12).

Pemberian dana untuk desa ini di alokasikan melalui Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD) yang nantinya diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup).

“Pendanaan sudah ada dari BHPRD atau juga dari dana desa yang disisihkan untuk itu pembentukan dan kegiatan sosialisasi,’’ kata Iwan.

Rata-rata satu desa Rp20 juta cukup untuk sosialisasi program ini,”ujar Iwan Setiawan beberapa hari lalu.

Sementara itu,Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor Bambang W. Tawekal mengakui, peredaran narkoba di Kabupaten Bogor terbilang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *