BREAKING NEWS! Hari Ini Gempa Susulan Terjadi Dua Kali di Cianjur

CIANJUR – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur  terus bertambah. Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Tim SAR gabungan, total korban meninggal menjadi 329 orang.

’’Izin saya menyampaikan informasi sore ini, korban meninggal dunia Alhamdulillah kembali ditemukan satu orang di daerah Cicadas Desa Cijedil. Sehingga, jumlah yang meninggal dunia menjadi 329 orang,’’ katanya di Pendopo Cianjur secara virtual, Kamis (1/12).

 

Herman menambahkan, satu orang korban meninggal dunia tersebut ditemukan tepat pukul 14.10. Sehingga dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia tersebut, korban yang masih dinyatakan menghilang menjadi 11 orang.

“Karena situasi kondisi hujan dan juga tadi ada gempa susulan dua kali, jadi pencarian dihentikan. Mudah-mudahan besok ada waktu 2 hari lagi bisa diketemukan (korban menghilang). Mohon doanya agar cuaca besok mendukung,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk korban yang mengalami luka berat, Herman menyebut sampai hari ini tercatat sebanyak 595 orang.

“Dan korban luka berat yang saat ini masih dirawat di rumah sakit Cianjur itu jumlahnya sebanyak  59 orang,” ucapnya.

 

Untuk titik pengungsian yang sudah berjalan berdasarkan survei per pukul 15.00, kata Herman, terdapat 492 titik dengan rincian 372 terpusat dan 120 mandiri.

Kemudian untuk jumlah KK (kepala keluarga) yang disurvei sebanyak 40.895 hasil validasi data terakhir jumlah total pengungsi disurvei sebanyak 114.414 jiwa.

Terdiri pengungsi laki-laki 54.659 jiwa, pengungsi perempuan sebanyak 59.755 jiwa. Selanjutnya penyandang disabilitas sebanyak 146 jiwa, ibu hamil sebanyak 1.380 jiwa, lansia sebanyak 7.308 jiwa.

Sedangkan untuk kerugian materil seperti rumah rusak berat hingga ringan, dia mencatat sebanyak 24.107 dengan rincian kondisi berat 5.631, sedang 7.273, dam ringan sejumlah 11.203.

 

“Untuk infrastuktur rusak, sekolah sebanyak 520, tempat ibadah 190, fasilitas kesehatan 14, dan gedung atau kantor sebanyak 17 bangunan,” imbuhnya.

Sementara berdasarkan update dari BMKG, Herman menuturkan, sejak tanggal 21 November 2022 hingga 1 Desember 2022 pukul 15.00 gempa susulan di Kabupaten Cianjur telah tercatat sebanyak 359 kali. (san)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan