Kampus UNPAR Kenalkan Iket dan Arsitektur Sunda ke Mahasiswa Asing Studi di Jawa Barat

Editor:

BANDUNG – Kampus UNPAR (Universitas Katolik Parahyangan) menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Building Relationship, Intercultural Dialogue, and Global Engagement (BRIDGE) 2022 yang telah berlangsung pada Sabtu 26 2022 lalu. Sebanyak 76 mahasiswa asing yang tengah menempuh studi di sejumlah kampus di Jawa Barat diperkenalkan dengan kebudayaan Sunda.

BRIDGE merupakan inisiatif kolaborasi berbagai Universitas di Jawa Barat dengan tema besar “Exploration of Sundanese Culture”. Dalam sesi ini, Kmapus UNPAR pun mengangkat Sundanese Architecture sebagai topik sharing bersama.

Sejumlah mahasiswa asing yang terlibat berasal dari 8 Perguruan Tinggi di Jawa Barat, yaitu UNPAR, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Negeri Bandung, Telkom University, Universitas Widyatama, Institut Teknologi Nasional, dan Universitas Kristen Maranatha. BRIDGE 2022 digelar di Lecture Theater Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR itu menghadirkan Kang Ocha dan Kang Sandi dari Kasepuhan Bunisari serta Prof. Purnama Salura, Ir., M.M., M.T. dari Arsitektur UNPAR.

Kepala Kantor Internasional dan Kerjasama (KIK) UNPAR Sylvia Yazid, Ph.D. mengatakan bahwa BRIDGE 2022 merupakan bentuk keterlibatan UNPAR dalam acara Kantor Internasional se-Bandung Raya. UNPAR pun mengangkat topik Arsitektur Sunda guna berbagi bersama sejumlah mahasiswa asing tentang kebudayaan Sunda. secara khusus filosofi dan makna iket Sunda serta arsitektur Sunda.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkenalkan dan menyebarkan kebudayaan Sunda serta membangun jejaring dan dialog antar budaya mahasiswa internasional. Kegiatan ini kemudian akan dicatatkan dalam pencatatan kegiatan inbound dalam negeri,” tuturnya, Selasa (29/11/2022)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *