Tarik Ulur SK Harga Gas Elpiji 3 Kg, Ini Reaksi Mahasiswa!

KABUPATEN BOGOR – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi di depan kantor halaman Pemerintah Kabupaten Bogor.

Para mahasiswa tersebut melakukan unjuk rasa guna merespons adanya isu kenaikan harga migas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui SK Bupati Bogor beberapa waktu lalu.

“Merespons dengan adanya isu kenaikan migas kemarin, yang sempat heboh di kalangan masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Kordinator Aksi, Faturrohman kepada media, Senin (14/11).

Meski pemerintah Kabupaten Bogor telah mengeluarkan SK Bupati baru terkait perubahan HET, namun para mahasiswa masih ingin mengetahui SK yang terhadulu sampai dapat ditandatangani oleh Plt Bupati Bogor.

“Katanya SK itu sudah dibatalkan atau dicabut oleh plt bupati, masalahnya bukan hanya sampai di situ saja, tapi masalahnya kenapa SK ini bisa tiba-tiba keluar, lalu tiba-tiba dicabut atau dibatalkan begitu saja,” tambahnya.

 

Selain itu, para mahasiswa juga meminta agar setiap elemen baik kejaksaan atau dinas terkait untuk mengusut tuntas hiswana migas atau oknum-oknum pemain mafia migas.

“Karena pada faktanya banyak sekali pangkalan gas bodong yang itu menimbulkan kenaikan dan kelangkaan gas di kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *