Toilet Muda

Otong Sutisna

Menghitung hari… tulisan Abah jadi teringat masa dulu pas awal punya anak, perasaan senang, bahagia dll … pokoknya susah di ucapkan kata – kata. Begitu malam… kakak ipar bilang, ingat ya … harus menunggu 40 hari. Waktu itu takut lupa apalagi maka saya beli supermi 1 dus, isinya kebetulan 40 bungkus (pernah kepikiran mie instan pembuatan dusnya mungkin buat bapak – bapak puasa malam). Akhirnya dengan terpaksa saya makan mie instan tiap hari 1 bungkus, walaupun enek dan bosan tetap terus dilakukan, soalnya nanti di akhir makan yang ke 40 ada bonus mangkuk mie yang lebih gurih dan enak dan…..deh

 

mzarifin umarzain

RECOVER TOGETHER. RECOVER STRONGER. BERSAMA SALING SIKUT2AN? KIAN LAMA KIAN KUAT SIKUT2AN NYA? UNDERSTANDING TOGETHER? SEJAHTERA BRRSAMA?

 

Mirza Mirwan

Kemarin selama tiga hari saya di neganyanya Pakcik Chei, tepatnya di Ipoh, Perak. Sebenarnya hanya mengantar kakak yang anaknya beristrikan gadis Ipoh. Mereka punya anak pertama dua minggu yang lalu. Ternyata kampanye pileg di Malaysia itu meriah banget. Tapi membaca koran cetak, saya terkesima juga. Betapa bergairahnya politisi di negara Pakcik untuk “mengabdi” kepada negara. Mau tahu buktinya? Tuh, Dr. Mahathir Mohammad, usianya 97 tahun, tetapi masih ingin “mengabdi” sebagai MP (Member of Parliament) dari Dapil Langkawi. Lalu Ku Li, Tengku Razaleigh Hamzah, 85 tahun, juga masih maju lagi dari Dapil Gua Musang. Luar biasa, memang. Sudah 48 tahun Ku Li menjadi MP — sejak 1974 — ternyata merasa belum cukup “pengabdian”nya kepada negara. Saya jadi bertanya-tanya, kenapa Pakcik Chei yang jauh lebih muda ketimbang Ku Li dan Dr. M tidak tertarik untuk “mengabdi” sebagai MP Yang Berhormat?.

 

Rihlatul Ulfa

Jika saja para ajudan Sambo bisa merancang strategi seperti drama korea berjudul ‘Little Women’ mungkin pembunuhan ini bisa diminimalisir. sayangnya mereka para ajudan yg merasa beruntung dan merasa harus totalitas terhadap atasan. membuat pembunuhan terencana itu tetap terjadi. ngeri saat membayangkan Ricky Rizal dan Richard saling berkompromi dengan Sambo u/ memutuskan siapa yg akan menembak brigadir J. sedangkan brigadir J merasa ‘mungkin’ biasa2 saja atau memang sudah tampak kengerian itu. yg pati brigadir J terlalu mempercayai orang2 tersebut. bahwa jikapun brigadir J diam2 kabur dan mengadu. siapakah yg akan mendengarkan atau mempercayainya? bahwa saat perilisan busuk penuh kebohongan itupun bisa ditutupi dan dibela oleh belasan anggota polisi sampai pada tingkat polres Jaksel bahkan sampai tingat propam.

 

Rihlatul Ulfa

Update terbaru kasus brigadir J. dipersidangan kemarin, supir ambulance mendapat info dari call center untuk menuju rumah yg membutuhkan ambulance. saat diperjalanan ada seseorang yg mengetuk kaca mobilnya dan orang tersebut mengatakan ‘saya yang tadi memsan ambulance ikuti saya’ setelah itu sampai didepan gapura komplek ada anggota provos yg memberhentikan supir ambulance dan menanyakan hendak kemana tujuannya, dan anggota provos meminta kepada supir ambulance untuk ‘mematikan rotator dan sirine’ anda semua bisa menilai bagaimana ini dilakukan secara sistematis dan terukur sampai banyak sekali orang-orang yg terlibat. juga saat pekerja freelance cctv yg disuruh mengganti dvr cctv di komplek duren tiga, mengatakan sebelum dvr diganti terlihat 7 kamera cctv yg masih menyala. juga arief Rahman yg mematahkan laptop karena disuruh oleh Ferdy Sambo. dan Hendra Kurniawan yg saat datang ke Jambi, kerumah orang tua brigadir J, memasuki rumah dengan memakai sepatu dan menutup gorden serta keluarga dilarang untuk memfoto dan merekam. dan ternyata dari keterangan saksi, bahwa pada tanggal 8 juli 2022 yg melakukan PCR hanya Putri, Susi, Richard dan brigadir J. tentu terlihat lebih jelas lagi bahwa Sambo berbohong saat perilisan pertama dikepolisian saat itu, bahwa keterangan dari skenario Sambo, bahwa ia sedang melakukan PCR saat tembak menembak itu terjadi. bukankan jika Sambo sangat ahli dalam merekontruksi sebuah cerita profesi yg tepat adalah penulis, sutradara atau aktor.

 

Leong putu

Perang memang menjengkelkan, tragedi kemanusiaan yang nyata di abad modern. Negara tetangga pasti pusing tujuh keliling. Saya bisa merasakan pusing dan jengkelnya. Terlebih kita tidak punya kesempatan untuk melerainya. Saya tinggal di satu komplek perumahan, Anda Sudah Tahu, rumah di sana pasti berdémpétan satu sama lain. Tanpa jarak pemisah. Terkadang tetangga sebelah mengerjakan sesuatu, kita bisa dengar dari rumah kita. Suatu hari saya punya tetangga baru, pasangan baru, kemantén anyar. Weeeeeh…kerjaannya perang melulu, hampir tiap malam, gaduh. Mungkin mereka tidak sadar, saya mendengar. Saat tengah malam, terdengar suara “dug….dug….dug” suara tempat tidur menghantam tembok. Lama-lama témponya tampah cepat “dug.dug.dug”. … Lama-lama tambah cepat…Lalu berhenti. Selang beberapa lama terdengar suara gemercik air, seperti orang lagi mandi, Suaranya jelas. Lhaa wong tengah malam….. Saya sebagai tetangga jelas gelisah. Jengkel, pakai banget… Yang bikin jengkel lagi, saya tidak bisa membalas. Lhaaaa..wong istri saya kedatangan tamu, Om Henry Dunant. Hmmmmmm….nasib…nasib…

 

Rihlatul Ulfa

Saya tidak sabar, pasti akan sangat menarik saat saksi yang dihadirkan adalah dokter-dokter forensik dari rumah sakit Polri Keramatjati Jakarta Timur. yang kita ketahui diawal, saat kepolisian merilis luka-luka tembak di tubuh brigadir J. sepertinya tidak ada kepolisian menyebutkan adanya ‘luka tembak dikepala belakang’ yang ternyata saat proses ekshumasi luka tembak dibagian kepala belakang saat disonde menembus kehidung. maka sangat masuk akal bahwa ada jahitan di hidung sebelah kanan brigadir J. hakim dan jaksa misalnya bisa bertanya kepada dokter forensik dr rs Polri ‘otak saat ekshumasi sudah berada diperut, tapi saat perilisan dari kepolisian atas laporan anda sebagai dokter forensik tidak ada isi laporan bahwa ada luka tembakan dibagian belakang kepala, jadi apa yg anda lakukan di bagian kepala brigadir J sampai otaknya anda keluarkan?’

 

AnalisAsalAsalan

@LT Karena sang mantan tidak bermain cantik. Grusah-grusuh, one man show, kelihatan banget pengen jadi orang nomor satu negeri ini. Sama yang merasa tersaingi, mobil listrik ga dimuluskan lah. Sesederhana itu. Hahahahaha.

 

Johannes Kitono

Nanti akan tiba saatnya. Putin pelukan sama Zelensky ajak minum vodka. Joe Biden kan pei sama Xi Jinping habiskan sloki Mao-thainya. Rishi Sunak makan nasi kari sama Tsai Ing wen. Jend Ming Aung Hlaing soja sama Aung San Suu kyi. Mahmoud Abbas cipika cipiki sama Yair Lapid di Jerusalem. Ebrahim Rausi pelukan sama MB Salman sambil tertawa. Then, Anies Baswedan salaman sama Basuki Ahok Purnama sambil berkata: Sorry bro, ternyata urus banjir dan macet Jakarta saja tidak bisa.Apalagi Indonesia. Eh datang Rocky Gerung naik sepeda ketemu Jokowi sambil berkata : Anda benar bekerja, bekerja dan bekerja. Beda dengan saya yang hanya bisa : Berdebat , berdebat dan berdebat. Kapan semuanya itu bisa terjadi ? Kalau motto G 20 ditambah : Meditation Together sehingga terjadi Harmony Mind. Ingin tahu bagaimana cara Meditasi. Silahkan tanya sama Menlu Retno yang juga alumni Meditasi Bali Usada di Bali.SSHB = Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.

 

Agus Suryono

DUA MINGGU TIDAK BACA DISWAY.. Dua minggu saya tidak baca Disway. Karena lagi melakulan “Perjalanan ke Barat:. Tujuan: Mencari Kitab. Maksudnya: Belajar..!! Dengan catatan: 1. hanya bersama isteri. 2. Sun Go Kong tidak ikut.. Mulai luaa, saya akan baca, seperti dahulu kala.

 

Chei Samen

Bung Liam, Pulau Bunaken itu surganya penyelam. Saya menikmati syurga dasar laut Bunaken. Environment nya perlu dikekalkan andai ingin dimajukan. Kalau Bali, ya udah tersedia pulau wisata mancanegara. Ketika di Bali anak dan cucu saya mau ketemu saya di Mataram. Di Padang Bai saya ambil feri/boat 2-3 jaman ke Gili Trawangan dan Lombok. Jeti Lembar kalau tak salah. Memang indah. Dan warga Lombok turut bertuah, harus bersedia menerima ramai tetamu dari G20 Bali. Selamat Sore Bung Liam T. Salam Disway!

 

Liam Then

Jika barat memang benar-benar ingin, perang di Ukraina berakhir. Sebaiknya jangan cegah Mr.Putin datang. Juga jangan boikot datang, jika Mr.Putin ternyata mau datang. Aura kedamaian alam di Bali bisa sangat membantu di krisis semacam ini. Siapa tahu saja, bisa mengingatkan kembali para pemimpin itu, rileks dalam suasana damai , ternyata paling enak. Barat ini, aneh. Mau stop perang, tapi gengsi ,tak mau dialog, padahal sudah repot-repot di siapkan tempat, di lokasi pariwisata the best di dunia. Mobil listrik mahal anyar datang sampai ratusan. Agar semua senang. Ntar yang menang lelang mobil tersebut juya senang. Ini saya kepo, apakah sudah ada pesan-pesanan. Ex mobil KTT G-20. Lumayan loh, bekas baru. Bisa jadi cerita spesial waktu ngopi ; “mobil saya ini, dulu Mr.Putin duduk dibelakang ” Ironis memang, acaranya acara dialog. Forum nya, forum kerja sama. Tapi maen ngancam ngambek-ambekan. Dia mbebuh, aku metu. Gimana ini mister- mister. Musim dingin sudah didepan pintu. Gas dari Rusia datangnya masih tak menentu Mr.Biden sudah mulai eneg, “nyopoi” biaya perang Mr.Zelensky. Sampai-sampai muncul berita. Mr.Biden marah,lewat telepon, waktu di uber lagi oleh Mr. Zelensky, supaya tambah lagi “sopoi” biaya perangnya. Besok-besoknya Mr.Zelensky eling, ternyata bisa marah juga, langsung komen yang baik-baik tentang Amerika. Semoga perang di Ukraina cepat berhenti, karena sudah jadi sumber penderitaan bersama.

Sumber:


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *