Bakri Hasan menilai, dalam setahun ini perawatan jalan dari dinas terkait hanya dilakukan satu kali saja, itupun tidak sampai sebulan jalan kembali rusak.
Padahal, saat musim libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 akses jalan raya Sukamakmur menjadi jalan alternative wisatawan yang akan berlibur baik ke Puncak maupun kekawasan wisata Sukamakmur.
“kalau begini caranya menghambat perekonomian warga, harus ada tindakan cepat dari dinas terkait,kalo banyak kunjungan ke wisata kita bisa masuk dalam PAD Pemkab juga,”pungkasnya (SFR)
