“Itu tidak menutup kemungkina jika masih banyak laporan kepada saya, masyarakat masih banyak yang menjual (obat cair) karena tanggung membeli, tidak mau rugi atau yang lainnya, saya akan sidak bersama aparat,” pungkasnya
Untuk diketahui, kandungan zat dalam obat-obatan berbentuk seperti etilen glokol dan dietilen glikol menjadi dugaan awal penyebab dari kasus ganggu gagal ginjal akut progresif.
Sehingga ada agar kasus tersebut tidak semakin bertambah, Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes kini telah menyetop atau pemberhentian sementara terhadap penjualan obat-obatan berbentuk cair atau sirup dimasyarakat.
(San).
