Pemprov Jabar Akan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan ART yang Menjadi Korban Kekerasan

Pemprov Jabar Akan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan ART yang Menjadi Korban Kekerasan
Wagub Jabar, usai kunjungan korban kekerasan majikan di KBB. Selasa (1/11). (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JabarEkspres.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menanggung seluruh biaya pengobatan R (29) yang menjadi korban kekerasan dari sepasang suami dan istri berinisial YK (29) dan LF (29) di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Diketahui, R yang merupakan salah seorang Asisten Rumah Tangga (ART), sempat mengalami tindakan kekerasan.

Kekerasan tersebut mulai dari penyiksaan hingga penyekapan oleh YK dan LF di kediamannya yang berlokasi di Perumahan Bukit Permata, RT 03 RW 22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Baca Juga:Gaungkan Pakaian Kasual, Disparbud Kab Bogor Minta ASN Gunakan Pakaian Adat di Hari KamisMasih Banyak PKL Berjualan di Stadion Pakansari, PLT Bupati Akan Cari Oknum Satpol PP

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara terkait kasus kekerasan tersebut.

Uu mengaku bahwa pihaknya akan menanggung semua bentuk biaya pengobatan hingga perawatan di Rumah Sakit Kartika Asih, Kota Bandung.

“Masalah pengobatan akan kita bantu dari Pemprov (Jabar). Dan, untuk pekerjaan kita bicarakan,” ucapnya usai menjenguk R di Rumah Sakit Kartika Asih, Kota Bandung, Selasa, 1 November 2022.

Selain itu, Uu mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar juga sedang memikirkan terkait dengan pemberian berupa modal usaha kepada R.

“Nanti dipikirkan (pemberian modal usaha). Dia membutuhkan pekerjaan, dia IRT (Ibu Rumah Tangga) yang merangkap menjadi pencari nafkah karena sudah tidak punya suami, dan memiliki anak satu. Tapi, yang jelas ini sudah ditangani oleh DP3AKB Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Maka, dengan adanya hal tersebut, ia berharap kepada masyarakat jika mengetahui kejadian serupa agar segera melakukan pelaporan kepada aparat setempat.

“Saya berharap kepada masyarakat kalau ada kejadian (kekerasan) di sekitar harus benar-benar peka dan respect. Karena, kejadian itu (kekerasan terhadap ART) bukan sekali dua kali,” imbuhnya.

Baca Juga:Mainkan 3 Game Ini untuk Dapat Saldo DANA Gratis, Bisa Dapat Rp150 Ribu dan Langsung CairBerstandar FIFA, 3 Lapangan Mini Soccer di Kota Bogor Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

Di pihak lain, Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3AKB Jabar, Anjar Yusniar menjelaskan bahwa dalam menanggung segala bentuk pengobatan terhadap korban, pihaknya kini sudah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Sartika Asih.

0 Komentar